China Bangun Pangkalan Militer Bisa Didarati Pesawat Pembom dekat Natuna, Indonesia Harus Waspada

China terus memperkuat militernya di kawasan Laut China Selatan, setelah mengklaim pulau-pulau kecil di kawasan Asia Tenggara, kini China membangun p

Editor: Alfred Dama
Google Maps
Salah satu pulau di Kepulauan Spartly di Laut China Selatan. 

China Bangun Pangkalan Militer Bisa Didarati Pesawat Pembom dekat Natuna, Indonesia Harus Waspada 

POS KUPANG.COM -- China terus memperkuat militernya di kawasan Laut China Selatan, setelah mengklaim pulau-pulau kecil di kawasan Asia Tenggara, kini China membangun pangkalan militer yang bisa didadarati pesaat pembom

Letaknya yang sangat dekat dengan Indonesia menjadikan posisi Indonesia dengan mudah dijangkau pesawat-pesawat pembom Chiina 

Tidak kata lain, Indonesia harus waspada dengan kekutan raksasa yang kini sudah menjadi tetangga kita 

China tengah gencar melakukan penguatan ketahanan militernya.

Hal itu tak lepas dari klaim atas Laut China Selatan (LCS) yang belakangan menimbulkan kehebohan.

Klaimnya atas Laut Cina Selatan (LCS) membuat China harus siap berhadapan dengan berbagai negara di sekitarnya, diantaranya Vietnam, Filipina, Malaysia, Taiwan serta Brunei agar bisa mengkukuhkan klaim tersebut.

Hal ini memaksa China segera mungkin untuk membangun postur angkatan perang yang kuat.

Selain membangun berbagai alutsista, China juga harus menjaga kehadiran mereka di kawasan sengketa dengan melakukan patroli baik dari AL maupun Coast Guardnya.

Selain itu China juga membangun berbagai pangkalan militer di sana dan salah satunya bernama Fiery Cross Reef atau Yongshu Reef.

Mengutip Time, Fiery Cross Reef ialah terumbu karang yang terletak di Kepulauan Spratly.

Awal mula bercokolnya China disitu saat UNESCO pada tahun 1987 sepakat agar negeri Panda membangun Sistem Pengamatan Permukaan Laut Global (GLOSS).

Konstruksi pembangunan stasiun cuaca itu lantas selesai pada Agustus 1988 dan memang digunakan untuk kepentingan kemanusiaan.

Namun sialnya UNESCO tak sadar jika kemauan China membangun stasiun cuaca disitu karena ada udang dibalik batu yakni memperkuat posisi mereka di masa depan ketika mengklaim LCS adalah milik mereka.

Sosok yang Ditaksir Betrand Peto Bukan Seorang Model Papan Atas, Putra Manggarai Harus Berjuang

Tante Pemersatu Bangsa Jadi Idaman BanyakPria,Ernie Blak-BlakanSoal Ranjang,Sampai Begini Demi Suami

Gegara China,Kawasan Asean Jadi Tak Aman,Ulah Negeri Tirai Bambu Asia TenggaraBisa jadi Medan Perang

KABAR DUKA, RIP Ibunda Once Dewa Meninggal, Sang Putra Menyesal Tak Bisa Penuhi Permintaan Mama

Usai terlanjur, lambat laun China melakukan reklamasi besar-besaran di Fiery Cross Reef untuk membuat pulau buatan.

Fiery Cross Reef
Fiery Cross Reef (PLA via Serambinews)
Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved