Sabtu, 18 April 2026

Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Dermaga Penyeberangan Aimere

Sejumlah warga mendesak pemerintah agar segera memperbaiki dermaga penyeberangan Aimere di Kabupaten Ngada

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana di Dermaga Aimere Kecamatan Aimere Kabupaten Ngada, Rabu (24/6/2020). 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Sejumlah warga mendesak pemerintah agar segera memperbaiki dermaga penyeberangan Aimere di Kabupaten Ngada.

Menurut mereka pelabuhan dan dermaga tersebut sudah tidak layak digunakan dan sudah saatnya direnovasi atau diperbaiki.

"Melalui media kita desak pemerintah pusat agar segera diperbaiki dermaga ini. Karena sudah sangat memprihatinkan," ujar Sabianus (40) saat dijumpai POS-KUPANG.COM di Pelabuhan Aimere, Rabu (24/6/2020).

BPJS Ketenagakerjaan NTT Beri Bantuan bagi Warga Terdampak Covid-19

Sabinus mengatakan Pelabuhan Aimere merupakan satu diantara Pelabuhan yang letaknya sangat strategis dan sangat ramai karena terletak didekat jalur trans Flores Bajawa-Ende.

"Ini sangat strategis sekali. Tapi coba pak mereka lihat sendiri. Kondisinya ini sangat tidak bagus. Besi-besi pagar sudah keropos, jembatan atau apa namanya ini sudah roboh dan rusak. Lubang besar ada banyak juga dan kita prihatin sekali," ujarnya.

Prakiraan BMKG, Potensi Cuaca Manggarai Rata-Rata Cerah Berawan Hari Ini

Warga lainnya, Andreas (34) menyatakan selama ini dirinya rajin datang ke Flores dan menjual sirih pinang.

Jalur yang paling ramai adalah rute Kupang - Aimere dan sangat padat penumpang jika situasi normal.

"Kalau saya datang itu sangat ramai. Namun mesti hati-hati saat turun dari atas kapal. Karena ada beberapa lubang di jembatan penghubung ke pintu Kapal. Harus hati-hati," jelasnya.

Ia mengharapkan pemerintah pusat agar tidak menutup mata terkait persoalan pelabuhan Aimere yang fasilitasnya sudah termakan usia.

"Memang usianya sudah tua. Besi dan fasilitas disini sangat minim. Ini menjadi perhatian," ujarnya.

Sudah Dilaporkan

Sementara itu, Pemeriksa Pelabuhan Penyeberangan Aimere, Julianus Nani, ketika dikonfirmasi mengakui bahwa kondisi pelabuhan penyeberangan Aimere sudah tidak layak.

"Keadaan kita secara umum, baik di Pelabuhan maupun diarea dermaga ini, khusus di area dermaga ini sesungguhnya tidak layak difungsikan lagi," ujarnya.

Ia mengharapkan agar ada perhatian pemerintah untuk melihat dan menindaklanjuti terkait kondisi dilapangan yang terjadi saat ini.

"Justru kami mengharapkan pemerintah untuk segera memperbaiki ini. Memperbaiki secara keseluruhan. Karena pelabuhan ini merupakan obyek vital yang digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved