Kamis, 30 April 2026

Warga Sebut Pelabuhan Penyeberangan Aimere Sudah Tidak Layak

Sejumlah warga menilai kondisi pelabuhan dan dermaga penyeberangan Aimere di Kabupaten Ngada sudah tidak layak.

Tayang:
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan
Ket: Suanana di Dermaga Aimere Kecamatan Aimere Kabupaten Ngada, Rabu (24/6/2020). 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Sejumlah warga menilai kondisi pelabuhan dan dermaga penyeberangan Aimere di Kabupaten Ngada sudah tidak layak.

Menurut warga sudah saatnya untuk direnovasi atau diperbaiki, pasalnya kondisi saat ini sudah sangat memprihatinkan.

Warga menyebutkan kondisi ini sangat sedih dan sudah sangat tidak layak. Apalagi sejumlah fasilitas mulai rusak akibat termakan usia.

Seorang warga Adrianus (35) mengatakan jika tidak diperbaiki maka akan mengalami kerusakan yang lebih parah lagi dan kapal feri tidak bisa sandar di dermaga Aimere akibat kondisi dermaga dan pelabuhan yang sudah tidak layak itu.

"Coba pak lihat sendiri. Rantai hidroliknya sudah tidak berfungsi dan sudah berkarat. Lubang besar dalam area dermaga, besi-besi dalam dermaga sudah keropos dan sudah jatuh semua. Dermaga ini sudah tidak layak dan harus diperbaiki sehingga lebih baik lagi," tegas Adrianus saat dijumpai POS-KUPANG.COM di Pelabuhan Aimere Rabu (24/6/2020).

Ia mengatakan selama ini dirinya selalu memperhatikan jika ada mobil ekpedisi masuk dan keluar dari dalam kapal. Pintu atau jembatan yang menghubungkan antara pintu kapal dan pintu dermaga sering turun jauh kebawa dan bisa saja terjadi kecelakaan.

"Kalau oto besar lewat atau mau masuk atau keluar dari dalam Kapal mesti hati-hati. Lubang-lubang dipintu ini sangat berbahaya bisa menyebabkan kecelakaan," sebutnya.

Warga lainnya, Bilbadus Sihga (30) menyatakan dirinya sering berpergian ke Sumba dan Kupang melalui Pelabuhan Aimere.

Selama ini sangat prihatin kondisi tersebut. Dijembatan atau penyambung pintu kapal dan dermaga ada dua lubang besar dibagian kiri dan kanan.

"Ada dua lubang besar ini yang buat kita takut. Apalagi semua besi ini sudah keropos dan berkarat sehingga mesti diperbaiki. Memang sudah saat nya pelabuhan atau dermaga ini diperbaiki. Jangan tunda lagi," ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pusat segera merespon keluhan masyarakat. Ini semua untuk kepentingan transportasi dan kepentingan umum.

"Ini soal keselamatan. Maka harus diperbaiki dan segera mungkin," ujarnya.

Jangan Tunggu Ada Korban

Warga lainnya, Veronila (32) menyatakan dirinya sering melintas menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Aimere dan mesti hati-hati saat masuk atau keluar dari dalam Kapal karena bisa saja terperosok ke dalam air laut.

Veronila meminta jangan menunggu ada korban yang jatuh akibat kondisi infrastruktur yang tidak bagus.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved