Breaking News:

News

Astaga, Destinasi Wisata Gua Rangko Dirusak Oknum Warga, Ini yang Dilakukan Dispar Manggarai Barat

Destinasi wisata Gua Rangko di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Mabar dirusak orang tidak dikenal, pekan lalu.

Astaga, Destinasi Wisata Gua Rangko Dirusak Oknum Warga, Ini yang Dilakukan Dispar Manggarai Barat
Dokumentasi pribadi Agustinus Rinus untuk POS-KUPANG.COM
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Rinus

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Gecio Viana

POS KUPANG, COM, LABUAN BAJO - Destinasi wisata Gua Rangko di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Mabar dirusak orang tidak dikenal, pekan lalu.

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Mabar melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Mabar untuk segera melakukan penyelidikan.

"Ini bukan kali pertama, ini sudah kali ketiga. Sehingga, kami berharap pihak kepolisian melakukan penyelidikan," katanya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mabar, Agustinus Rinus.

Sementara itu, pihaknya membenarkan telah melakukan laporan kepada polisi yang dikeluarkan secara institusi tertanggal 16 Juni 2020.

Surat bernomor 556.9/317/VI/Perbud/2020 itu ditujukan kepada Kapolres Mabar dengan perihal laporan pengrusakan objek wisata Gua Rangko.

Surat tersebut ditandatangani Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mabar, Agustinus Rinus.

Dalam surat tersebut, dituliskan telah terjadi dugaan pengrusakan terhadap Obyek Wisata Gua Rangko oleh oknum yang belum diketahui.

Dugaan pengrusakan ini disampaikan karena berdasarkan pengamatan pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mabar, kerusakan yang terjadi di obyek wisata Gua Rangko, tidak mungkin terjadi karena faktor alam.

Dijelaskannya, terdapat dua uraian kerusakan, yakni: Pertama, bongkahan-bongkahan batu di dalam mulut Gua Rangko hingga di kolam pemandian di dalam goa.

Berdasarkan pengamatan sumber bongkahan-bongkahan batu tersebut tidak jelas karena tidak ada tanda terjadinya runtuhan atau longsor yang menyebabkan adanya bongkahan-bongkahan batu tersebut.

"Kejadian adanya bongkahan-bongkahan batu dalam mulut goa sudah terjadi tiga kali yang terjadi sejak Desember 2019," tulis kadis dalam surat tersebut.

Selanjutnya, kerusakan kedua yakni, lampu-lampu tenaga surya yang pecah. Lampu-lampu tenaga surya di area boardwalk pecah secara bersamaan.

Gangguan atau kerusakan sebagaimana diuraikan tentu berdampak pada kenyamanan para wisatawan dan menghambat waktu pembukaan kembali Obyek Wisata Gua Rangko bagi wisatawan. *

Penulis: Gecio Viana
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved