Kecelakaan di Bundara Tirosa Kupang
Pengendara Motor Terpental Melewati Badan Mobil
Diperkirakan retak pada kaca mobil dalam kecelakaan tragis di Bundaran Penghijauan Kota Kupang, disebabkan oleh benturan keras tubuh penge
Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Oncy Rebon/Rey Rebon
POS-KUPANG. COM|KUPANG-Diperkirakan retak pada kaca mobil dalam kecelakaan tragis di Bundaran Tirosa Kota Kupang, disebabkan oleh benturan keras tubuh pengendara motor ketika terpental melewati badan mobil.
Hal ini dikatakan Klemen, saksi yang melihat kejadian tersebut kepada POS-KUPANG. COM, Sabtu 20/06/2020.
Menurutnya, ketika peristiwa tersebut terjadi, pengendara motor terpental melewati badan mobil kemudian jatuh tersungkur di jalan.
"Satu jatuh di kaca, satunya jatuh di atas mesin bagian depan. Masing-masing mereka terpental ke kiri dan ke kanan mobil. Mereka dua itu katanya suami-istri." ujar Klemen
Ia menambahkan, kejadian itu bermula ketika mobil yang melaju kencang dari arah jl. Prof. Dr. Herman Yohanes bertemu sepeda motor yang melaju dari arah Oesapa-Penfui.
Diduga pengendara mobil kaget ketika melihat motor tiba-tiba meluncur menuju ke arah mobil. Tabrakan tersebut, Urai Klemen, terlihat tidak begitu keras namun dorongan mobil membuat pengendara motor dan penumpangnya terpental keras di atas jalan.
Dikatakan Klemen, kondisi motor tidak mengalami kerusakan parah. Namun kondisi mobil terlihat cukup parah pasca kejadian tragis tersebut.
Diberitakan sebelumnya:
Korban Kecelakaan di Bundaraan Penghijauan Dilarikan ke RS Kartini
Korban lakalantas (kecelakaan lalu lintas) yang terjadi di Bundaran Penghijauan untuk sementara dilarikan ke Rumah Sakit Kartini.
Hal ini dikatakan Bripka Gunawan Sali, Tim Unit Lakalantas Polres Kupang Kota Kepada POS-KUPANG. COM, Sabtu, 20/06/2020.
"Tetapi kita belum cek kondisinya (kondisi korban pengendara motor) bagaimana."ujarnya
Dikatakan Bripka Gunawan Sali, menurut informasi (dari warga yang menyaksikan kejadian tersebut) mobil Xpander melaju dengan kecepatan tinggi dari arah belakang Undana (Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes). Tabrakan tidak dapat dihindari ketika Sepeda motor yang melaju dari arah Oesapa bertemu mobil tersebut di persimpangan Bundaran Penghijauan.
"kemudian sebenarnya dia (mobil tersebut) yang harus memberikan kesempatan kepada orang lain begitu. Karena kami memprioritaskan yang dari bawah (Jl. Adi Sucipto)." jelas Bripka Gunawan