News

Pasien Dalam Pengawasan di Manggarai Meninggal, Dia Pekerja Salon di Labuan Bajo, Ini Riwayatnya

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Manggarai, NYL, meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Ben Mboi Ruteng

Penulis: Robert Ropo | Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/Dok Pribadi
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekda Kabupaten Manggarai, Lodovikus D Moa. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Robert Ropo

POS KUPANG, COM, RUTENG - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Manggarai, NYL, meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Ben Mboi Ruteng, Kamis (18/6) siang.

Sebelumnya warga Satar Tacik, Kelurahan Langke Rembong, Manggarai, ini bekerja selama dua bulan pada sebuah salon di Labuan Bajo-Manggarai Barat. NYL baru tiba di Ruteng tiga hari lalu.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Manggarai, Lodovikus D Moa, menyampaikan hal ini kepada wartawan, Jumat (19/6) pagi.

Seusai meninggal, kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Forkopim) Setda Manggarai ini, jenazah NYL dikuburkan sesuai protokol Covid-19.

Lodi menjelaskan, NYL masuk RSUD Ben Mboi hari Rabu (17/6), dengan manifestasi klinis menyerupai tanda-gejala Covid-19.

Dan, sesuai protokol kesehatan, katanya, status NYL langsung ditetapkan sebagai PDP dan mendapatkan perawatan secara intensif oleh tim medis RSUD Ben Mboi Ruteng.

Dikatakan Lodi, sebelum memutuskan kembali ke Ruteng, NYL selama berada di Labuan Bajo sempat mengalami gejala demam dan pernah berobat di salah satu puskesmas di Labuan Bajo. YL pulang ke rumahnya di Ruteng dalam kondisi sakit, di rumah demamnya berlanjut disertai sesak nafas.

Karena demam dan sesak nafas bertambah berat, kata Lodi, keluarga memutuskan untuk membawa NYL berobat dan dirawat di RSUD Ben Mboi Ruteng dan akhirnya meninggal dunia.

Menyusul status PDP NYL, Lodi menjelaskan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Manggarai segera melakukan tracing kepada semua orang yang pernah kontak langsung dengan NYL.

Selain tracing, lanjut Lodi, dilakukan rapid test terhadap semua orang di rumah korban. Rapid test juga telah dilakukan terhadap NYL, hasilnya negatif.

Untuk memastikan apakah NYL meninggal dunia karena positif Covid-19 atau tidak, kata Lodi, swabnya telah diambil dan segera dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. NYL adalah PDP kedua yang meninggal dunia di Manggarai. *

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved