Dokter Tirta Puji Sandiaga Uno, Doa Jadi Presiden Mengalir, Sorot Masker hingga Penularan Corona
Beragam komentar pun mengalir. Mulai dari doa Sandiaga Uno menjadi presiden hingga pemakaian masker dan penularan corona.
Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
"Tidak bisa," jawab Susi Pudjiastuti.
"Maju terus bu susi!," tulis @anandabadudu.
Bahkan saat disebut kandidiat pun, Susi Pudjiastuti membantahnya.
"Eh kandidatnya muncul," tulis @candramertha.
"Bukan," jawab Susi singkat.
Tak Mungkin Ikut Pilpres 2024
Susi Pudjiastuti menegaskan kalau dirinya tak mungkin mencalonkan diri jadi Presiden 2024.
Hal itu dikarenakan dirinya bukan dari partai manapun dan hanya lulusan SMP.
Itu ditegaskan oleh Susi Pudjiastuti karena banyak yang bertanya apakah dirinya akan maju di Pilpres 2024.
Menjawab pertanyaan itu, Susi Pudjiastuti pun memposting artikel berita di Kompas.com soal jawabannya itu.
"Kompas artikel ttg jawaban saya atas pertanyaan : Soal Jadi Capres 2024, Ini Kata Susi Pudjiastuti," tulis Susi Pudjiastuti.
Pada artikel itu, Susi Pudjiastuti menegaskan kalau dirinya tak akan mendapatkan kejaiban kedua kalinya.
Dilansir dari Kompas.com, Susi Pudjiastuti buka suara soal kemungkinan jadi calon presiden pada Pilpres 2024.
Susi Pudjiastuti menyatakan dia adalah orang terakhir ( the last person) yang diperhitungkan oleh partai-partai politik di Indonesia.
Artinya kemungkinan Susi Pudjiastuti maju pada Pilpres 2024 menjadi amat kecil.
"Nyapres tuh apa sih? Nyapres di negeri keong ha? Susi akan menjadi the last person yang diperhitungkan oleh mereka, yang dilirik oleh mereka (partai politik)," kata Susi Pudjiastuti dalam live streaming bersama Opini.id, Jumat (24/4/2020).
Susi Pudjiastuti memiliki alasan tersendiri menyebut dirinya sebagai orang terakhir.
Pemilik Susi Air ini bilang, karena dia terkenal agak gila dan memiliki logika yang terbalik-balik.
Apalagi, sistem politik di Indonesia tak bisa mencalonkan diri sebagai kepala negara secara independen.
Biasanya, orang-orang pilihan akan diusung partai sehingga harga partai-partai politik lah yang berhak mencalonkan wakil-wakilnya.
"Ya tidak bisa. Partainya juga tidak mau, tidak akan suka sama saya. Orang kayak Susi yang lulus SMA bisa jadi menteri itu sudah keajaiban, dan itu karena Pak Jokowi angkat saya," jelasnya.
Wanita asal Pangandaran ini pun tak percaya soal keajaiban yang datang dua kali.
Dia meyakini, keajaiban hanya datang sekali saat sosoknya diangkat jadi menteri.
"Keajaiban hanya datang 1 kali dalam hidup kita biasanya. Tidak ada 2 kali," pungkasnya.
Usai menunjukkan artikel tersebut, Susi Pudjiastuti pun meminta Warganet untuk tidak mempertayakan hal yangs sama lagi.
"Tanya lagi hal yg sama saya tenggelamkan," tulisnya.
Tweet itu pun kemudian ramai dikomentari Warganet lagi.
Banyak Warganet yang masih berharap Susi Pudjiastuti jadi presiden.
Beberapa ditanggapi Susi Pudjiastuti dengan emoji tertawa dan jempol.
"wahai kerang ajaib, tolonglah berikan satu ke ajaiban lagi...
agar Ibu Susi jadi Presiden di 2024... puja kerang ajaib," tulis akun @andri_attitude.
"He he he soal keajaiban, dia bisa hadir berkali kali ibu. Untuk bu Susi, kompetensi yg lebih relevan bukan karena keajaiban, tapi lebih kepada kemampuan," tulis @martyl2.
"Kenapa parpol tidak ingin bu susi jadi menteri lagi.
Soalnya kalo jadi menteri lagi popularitas bu susi akan tambah meroket, calon jadi presiden akan sangat mudah sekali..
Bu susi keren, semangat ...
Semoga tetap bermanfaat untuk indonesia kita di manapun tempat ibu sekarang...," tulis @awieknie.
Baca juga berita lainnya:
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengungkapkan 15 nama Calon Presiden, Capres yang potensial maju pada Pilpres 2024 nanti.
"Ada 15 nama capres potensial untuk Pilpres 2024," kata Peneliti LSI, Rully Akbar.
Adapun kriteria capres yang menjadi prediksi LSI, antara lain:
- Memiliki popularitas di atas 25 persen,
- Mempunyai potensi berdasarkan penilaian subjektif dari LSI,
- Berasal dari empat sumber rekrutmen.
Empat sumber rekrutmen itu antara lain:
- Pernah menjabat di pemerintahan pusat,
- Berasal dari ketua partai politik,
- Berasal dari kepala daerah,
- Berasal dari profesional, swasta, atau ormas.
Dari segmen kepala pemerintahan daerah, LSI memprediksi empat nama, yaitu:
- Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat),
- Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta),
- Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah),
- Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur)
Menurut LSI, empat nama kepala daerah ini berpeluang menjadi capres di 2024.
"Kepercayaan publik pada Ridwan Kamil cukup tinggi," katanya lagi.
Sementara dari segmen petinggi partai politik, LSI menyebutkan enam tokoh, yaitu:
- Prabowo Subianto (Gerindra),
- Sandiaga Uno (PAN),
- Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat),
- Puan Maharani (PDIP),
- Muhaimin Iskandar (PKB)
"Cak imin misalnya PKB punya masa sendiri seperti NU dan Jawa Timurnya," ujar Rully.
Selain itu, nama-nama yang saat ini memiliki jabatan di pemerintahan, yaitu:
- Sri Mulyani (menteri keuangan),
- Tito Karnavian (Mendagri),
- Budi Gunawan
- Gatot Nurmantyo (Mantan Panglima TNI) juga menurut LSI Denny JA memiliki potensi menjadi capres di 2024.
Namun, tidak menutup kemungkinan ada figur lain seperti ada nama-nama yang belum cukup dikenal masyarakat dan berpotensi menjadi capres 2024.
"Bisa jadi ada nama-nama memang tidak masuk. Bisa jadi nama yang muncul tiba-tiba seperti kasus Jokowi di 2014," kata Rully.
Rully menegaskan, prediksi capres itu tidak bermaksud untuk melangkahi pemerintahan baru saat ini.
Namun, Pilpres 2019 telah usai sehingga reposisi kekuasaan menjadi perhatian khusus bagi sebagian elit politik.
Sandiaga Fokus Ekonomi Kerakyatan
Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan saat ini ia fokus mengintensifkan program ekonomi kerakyatan di Indonesia.
Menurut Sandiaga, dirinya tengah kembali fokus dalam upaya mendorong ekonomi kerakyatan melalui program Oke Oce dan Rumah Siap Kerja.
Program tersebut akan melibatkan sekitar 600 kader Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI) yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia dalam upaya penyediaan lapangan kerja.
"Alhamdulillah sudah 600 anggotanya di beberapa Dewan Pengurus Daerah (DPD) pada beberapa provinsi dengan total lapangan kerja yang diciptakan sekitar lima per pengusaha, jadi sekitar 3.000 lebih lapangan kerjanya," kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan, usai menjadi kontestan calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, dirinya ingin berkolaborasi dengan para pelaku ekonomi untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang optimal.
Ia ingin mendorong para pengusaha hebat UMKM dari kalangan ibu rumah tangga agar mendapatkan pelatihan serta pendampingan dalam memasarkan produk dan modal usaha.
"Nanti jadi fokus kegiatan ke depan akan ada dua pilar utama, yakni Oke Oce dan Rumah Siap Kerja yang fokus menciptakan lapangan kerja terlatih," katanya. (*)
Sebagian Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul https://bogor.tribunnews.com/2020/06/18/disebut-kandidat-calon-presiden-perempuan-pertama-hasil-pemilu-begini-jawaban-susi-pudjiastuti?page=all&_ga=2.79562964.1180307172.1592175767-726970241.1578919078