Minggu, 19 April 2026

Info Kesehatan

Hi Moms ! Kenali 8 Gejala Hamil Anggur, Penyebab, Faktor Risiko dan Cara Mengobatinya

Pada kondisi ini, kantung janin tidak terbentuk dengan benar dalam rahim. Akibatnya, janin tidak berkembang.

Editor: Rosalina Woso
KOMPAS.com/Thinkstockphotos
Ilustrasi hamil 

Merangkum dari laman NHS, kehamilan anggur terjadi ketika sel telur ini tidak membawa materi genetik atau ketika sperma membawa dua materi genetik sekaligus.

Pada hamil anggur lengkap, yang terjadi adalah sel telur tanpa materi genetik dibuahi oleh satu atau dua sperma. Akibatnya, semua materi genetik berasal dari ayah.

Dalam situasi ini, kromosom dari sel telur hilang atau tidak aktif dan kromosom ayam digandakan.

Sedangkan pada hamil anggur parsial, sel telur normal bertemu dengan sel sperma yang membawa materi genetik ganda atau menyediakan dua set kromosom.

Akibatnya, embrio yang terbentuk memiliki 69 kromosom, bukan 46. Meski begitu, bagaimana hal ini terjadi masih belum sepenuhnya jelas.

Faktor Risiko Walaupun penyebab terjadinya hamil anggur masih belum sepenuhnya jelas, tapi beberapa hal bisa meningkatkan risikonya.

1. Usia Hamil anggur lebih sering terjadi pada perempuan yang hamil di bawah usia 20 tahun atau di atas 35 tahun.

2. Etnisitas Hamil anggur juga dilaporkan dua kali lebih sering terjadi pada perempuan Asia

3. Pernah mengalami hamil anggur sebelumnya Jika seorang perempuan pernah mengalami hamil anggur, maka hal ini meningkatkan risiko kondisi tersebut terulang.

4. Pernah keguguran. Keguguran yang dialami sebelumnya meningkatkan risiko hamil anggur.

5. Masalah infertilitas Pasangan yang mengalami masalah infertilitas memiliki faktor risiko lebih besar mengalami kondisi ini.

Pengobatan Melansir American Pregancy, kebanyakan hamil anggur berakhir secara spontan. Itu artinya jaringan akan keluar dengan sendirinya. Jaringan yang keluar akan tampak seperti anggur.

Namun, dalam beberapa kasus, ada tiga perawatan yang mungkin dilakukan untuk kondisi hamil anggur.

1. Operasi pengisapan (kuret) Pada perawatan ini, sel-sel abnormal diisap menggunakan tabung tipis yang dimasukkan ke dalam rahim melalui vagina.

Untuk melakukan prosedur ini Anda akan dibius total.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved