Breaking News:

Wali Kota Kupang Ikut Serahkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat

Penyaluran Bantuan Sosial ( Bansos) yang menggunakan APBD Kota Kupang tengah berlangsung mulai Senin (15/6/2020

ISTIMEWA
Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore memantau penyaluran bantuan sosial di tiga kelurahan di Kota Kupang, Senin (15/6/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Penyaluran Bantuan Sosial ( Bansos) yang menggunakan APBD Kota Kupang tengah berlangsung mulai Senin (15/6/2020) hingga Sabtu (27/6/2020). Bansos berupa paket sembako itu akan diserahkan kepada 23.640 masyarakat non-KPM di enam kecamatan se-Kota Kupang.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore turut memantau penyaluran bansos tersebut pada hari pertama pembagian di tiga kelurahan, Seni (15/6/2020). Tiga kelurahan yang dikunjungi Jefri antara lain Kelurahan Alak, Penkase Oeleta, dan Namosain. Jumlah penerima bantuan di Kelurahan Alak sebanyak 1.114 kepala keluarga (KK), Kelurahan Penkase Oeleta dengan jumlah penerima bantuan 940 KK, dan Kelurahan Namosain dengan jumlah penerima bantuan 847 KK. Para penerima bantuan akan menerima sembako selama tiga bulan kedepan berupa beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kg, dan mi instan 1 dus.

Pelanggan PDAM Ende Bisa Bayar Tagihan Secara Online Melalui Bank NTT

Seperti tertuang dalam keterangan tertulis yang diterima POS-KUPANG.COM dari Humas Pemkot Kupang pada Senin (15/6/2020) malam, dalam proses penyerahan bansos tersebut pihak kelurahan akan menampilkan daftar penerima bantuan secara lengkap dan transparan. Untuk menerima sembako, para penerima terlebih dahulu menunjukkan surat penerima bantuan, KK, dan KTP.

SMPN 1 Malaka Tengah Pakai Dua Opsi PSB Tahun Ajaran 2020-2021

Sebelumnya, Jefri menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan bansos tersebut. Apabila sudah terdata dan memiliki surat pemberitahuan dengan persyaratan lengkap, tentunya masyarakat akan menerima bantuan sembako. Beliau juga menegaskan kepada pihak kelurahan untuk segera menyalurkan agar tidak terjadi penumpukan. Perihal target bantuan, Jefri menegaskan bahwa yang berhak menerima bantuan adalah masyarakat yang terdampak Covid-19 tetapi non KPM yang tidak menerima bantuan PKH, Bantuan Presiden, dan bantuan serupa lainnya yang bersumber dari APBN. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved