Suasana Bupati Deno Sosialiasi Pencegahan Covid-19 dan Serahkan Simbolis BLT Bagi Warga
Bupati Manggarai Dr Deno Kamelus, SH.,MH memonitoring dan menyerahkan bantuan langsung tunai ( BLT) dana desa (DD) secara simbolis
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | RUTENG - Bupati Manggarai Dr Deno Kamelus, SH.,MH memonitoring dan menyerahkan bantuan langsung tunai ( BLT) dana desa (DD) secara simbolis bagi warga Desa Golo Wua, Golo Watu, Wae Mulu dan warga di Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Rii Kabupaten Manggarai, Kamis (11/6/2020).
Turut Hadir mendamping Bupati Deno dan Wabup Victor, sejumlah pimpinan OPD, Camat Wae Ri'i Marselinus Berahi beserta Staf, para Kepala Desa, Babinsa dan Babhinkamtibmas Kecamatan Wae Ri'i.
Bupati Deno sebelum menyerahkan simbolis BLT DD kepada warga KK penerima mengatakan, masyarakat harus bersyukur kepada Tuhan karena kita masih diberikan kesehatan dimana sampai dengan saat ini masyarakat dijauhi dari virus corona.
Dikatakan Bupati Deno, ia bersama Wakil Bupati turun langsung melakukan pengawasan terhadap penyaluran BLT DD ini untuk memastikan tidak ada penyelewengan atau disalahgunakan dan pembagian benar-benar tepat sasaran.
"Sebagai bupati saya harus pastikan agar penggunaan dana ini tepat sasaran, harus dilakukan pengawasan ketat sehingga tidak disalahgunakan, jika ada yang salah gunakan maka akan berurusan dengan hukum. Data untuk penerimaan BLT ini saya kira valid karena sebelum pembagian, saya turunkan tim untuk melakukan vetifikasi data penerima di setiap Dusun,"kata Bupati Deno.
• Siang Ini, Diskusi Virtual BPTD XIII Doktor Jefri Ungkap Fakta Mengejutkan Kondisi Covid-19 di NTT
Bupati Deno juga menegaskan, bantuan dari Pemerintah untuk penanganan covid-19 ini tidak boleh ada pendobelan penerimaan.
"Kalau ada yang sudah dapat PKH atau BST atau Sembako tidak lagi dapat bantuan dari BLT DD. Sedangkan bagi warga yang belum mendapatkan bantuan sama sekali baik di Desa dan di Kelurahan akan diakomodir dari APBD II dan APBD I Propinsi,"jelas Bupati Deno.
Bupati Deno juga meminta kepada warga penerima BLT Dana Desa untuk menggunakan dana desa itu sebaik mungkin yang berhubungan dengan pencegahan virus corona. Tidak boleh menggunakan BLT dana desa itu untuk kepentingan yang tidak berguna.
"Ini (BLT DD) ada karena ada Corona. Oleh karena itu pesan saya uang ini tolong dipakai untuk hal yang berhubungan dengan pencegahan Corona, biar badan tetap sehat seperti Beli Ikan, Daging, Telur, Susu. Jangan gunakam untuk beli kupon putih, kupon kuning, kupon hijau, Kupon merah,"tegas Bupati Deno.
Selain itu, pada kesempatan itu, Bupati Deno juga memberikan sosialialisasi dan edukasi terkait pencegahan virus corona di kehidupan baru atau new normal.
Dijelaskan Bupati Deno, mulai hari ini Juni 2020 Kabupaten Manggarai sudah memasuki kehidupan normal baru atau New Normal, walaupun baru dimulai dari rumah-rumah ibadah. Namun secara keseluruhan masyarakat Manggarai sekarang memulai sesuatu kewajiban yang baru meskipun itu terasa sulit karena melawan kebiasaan-kebiasan lama.
Terkait dengan ini pihaknya juga sudah melakukan Rapat bersama dengan Pimpinan Forkompimda dan FKUB yang berlangsung di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Selasa (9/6/2020).
"Besok itu (hari ini) umat muslim sudah mulai sholat berjemaah di Mesjid, sedangkan untuk Gereja akan dibuka dan mulai aktifitas misa hari Sabtu tanggal 13 Juni 2020 sore,"jelas bupati Deno.
Namun begitu, kata Bupati Deno, tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19, seperti kebiasaan baru wajib pakai masker, tidak boleh sentuh tangan, jaga jarak dan sering cuci tangan di air mengalir dan juga akan dijaga oleh aparat keamanan di setiap gereja dan mesjid disaat ibadah.
"Ini cara hidup baru orang Manggarai yang normal sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan corona. Sekarang orang normal itu pakai masker, tidak boleh sentuh tangan, jaga jarak. Kalau tidak pakai masker, jabatan tangan dan tidak jaga jarak, serta tidak rajin cuci tangan ini bukan orang normal di New Normal ini,"tegas Bupati Deno.