Update Corona di Malaka : ODP, OTG dan PDP Tetap Nihil, Pelaku Perjalanan Melonjak
Begitupun dengan Orang Tanpa Gejala (OTG) tercatat 1 orang dan kini sudah selesai dari pemantauan selama 14 hari atau sudah nol.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Update Corona di Kabupaten Malaka : ODP, OTG dan PDP Tetap Nihil, Pelaku Perjalanan Melonjak
POS-KUPANG.COM I BETUN--Posisi H-5 penerapan New Normal secara bertahap tanggal 15 Juni mendatang di Kabupaten Malaka, Orang Dalam Pemantauan tercatat 13 orang dan semuanya sudah selesai atau nol.
Begitupun dengan Orang Tanpa Gejala (OTG) tercatat 1 orang dan kini sudah selesai dari pemantauan selama 14 hari atau sudah nol.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari semula untuk Malaka tidak ada alias nol.
Sementara pelaku perjalanan dari zona merah ke Malaka terus melonjak. Tercatat sampai tanggal 10 Juni 2020 Pukul 16.00 Wita tercatat 3.153 orang
dengan perincian sedang dalam pemantauan (isolasi mandiri) sebanyak 1.080 orang dan selesai isolasi mandiri 2.073 orang.
Demikian Rilis data dan informasi perkembangan Corona di Kabupaten Malaka yang diperoleh Pos-Kupang.com dari Dinas Komunikasi dan Informasi Malaka, Rabu (10/6).
Untuk diingat, dalam rapat bersama persiapan penerapan New Normal di Kantor bupati Malaka, Kamis (4/6) lalu, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH menegaskan, penerapan New Normal diagendakan dimulai tanggal 15 Juni.
Langkah pertama adalah kegiatan perkantoran lingkup Pemkab Malaka dan dibukanya kembali kegiatan peribadatan di rumah ibadah tanggal 1 Juli 2020.
Meskipun begitu, aktifitas pemantauan arus orang masuk dan keluar dari Malaka terus dipantau tim gabungan di posko covid19 terutama di empat titik perbatasan antar kabupaten.
Dikatakannya, dalam penerapan New Normal bagi ASN akan diatur secara shift dengan tidak melupakan protokoler kesehatan.
• VIDEO - Komunitas Tinja Ternak Ngada Tukar Beras dengan Kotoran Ternak
• Nagita Slavina Aib Rumah Tangga dengan Raffi Ahmad, Pakar Mikor Ekspresi Sebut Ada Sedikit Marah
"Kita akan rapat pemantapan lagi tanggal 12 Juni. Para pimpinan OPD melaporkan daya tampung ruangan dan berapa jumlah pegawai.
Setiap ASN akan dites suhu tubuh. Bagi yang sakit dipulangkan. Protokoler kesehatan tetap diterapkan dilingkup kerja masing-masing," jelas Bupati SBS.Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong