Minggu, 3 Mei 2026

3 Skenario Kemungkinan Perangdi LCS Amerika vs China, Strategi Negeri Tirai Bambu Beresiko

Namun keduanya negara besar ini juga menyadari kerusakan besar bila terlibat dalam perang ini, siapapun yang menang tentu akan mengalami kehancuran ya

Tayang:
Editor: Alfred Dama
SCMP
Salah Satu Pangkalan militer Laut China Selatan 

3 Skenario Kemungkinan Perangdi LCS Amerika vs China, Strategi Negeri Tirai Bambu Beresiko

POS KUPANG.COM -- Dua kekuatan raksasa militer yaitu China dan Amaerika Serikat kini terpusat di Laut China Selatan atau LCS

Angkatan Laut dan Angkatan Udara kedua negara ini kini sudah berhadap-hadapan dan siap menunggu perintah tembak

Namun keduanya negara besar ini juga menyadari kerusakan besar bila terlibat dalam perang ini, siapapun yang menang tentu akan mengalami kehancuran yang luar biasa, buka saja di laut tapi kemungkinan sampai ke daratan

Seperti yang dikemukakan Denny Roy pada 2017, China sedang melakukan pelanggaran di Laut Cina Selatan

Mereka membangun pulau dan membuat situasi di mana perilaku normal AS tampak seperti intervensi yang mengganggu stabilitas.

Kapal Induk Amerika bersama gugur tempur hadir di Laut China Selatan
Kapal Induk Amerika bersama gugur tempur hadir di Laut China Selatan (US Navy via Diplomat)

Yang kurang jelas adalah bahwa Beijing sepenuhnya memahami risiko dari strategi ini.

Dan mengingat bahwa pemerintah kadang - kadang bahkan tidak mengerti bahwa mereka memainkan permainan berbahaya sampai mereka benar-benar berada di tengah-bahaya.

Manohara Ngaku Pindah Agama, Hilang dari Dunia Hiburan,Aktivitas Baru Eks Ardie Bakrie Bikin Melongo

Maka diperlukan banyak kehati-hatian.

Baik Cina maupun Amerika Serikat tidak menginginkan perang, setidaknya tidak dalam waktu dekat.

Kendati demikian, penumpukan militer Tiongkok , Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan komponen-komponennya belum siap untuk melawan Amerika Serikat.

AS, pada bagiannya, pasti akan memilih untuk menghindari kekacauan dan ketidakpastian yang akan menciptakan konflik militer dengan China.

Namun demikian, baik Cina dan Amerika Serikat membuat komitmen di Laut Cina Selatan yang masing-masing mungkin sulit untuk dihindarkan.

Masalah utama fokus pada upaya Cina untuk memperluas (atau membuat) pulau di Spratlys, yang secara teoritis dapat memberikan dasar untuk klaim perairan teritorial.

Desakan Amerika Serikat pada kebebasan navigasi dapat memunculkan ketegangan ini.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved