SMA Man Ende Mulai Ujian Online, Siswa yang Tak Punya Android Ujian di Sekolah

Sekolah Menengah Atas ( SMA) Madrasah Aliyah Negeri (Man) Kabupaten Ende mulai menggelar ujian akhir sekolah ( UAS) secara online

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Seorang siswi ikut ujian online di SMA Man menggunakan fasilitas sekolah, Selasa (2/6/2020). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Sekolah Menengah Atas ( SMA) Madrasah Aliyah Negeri (Man) Kabupaten Ende mulai menggelar ujian akhir sekolah ( UAS) secara online.

Ujian digelar selama kurang lebih seminggu ke depan, mulai hari ini, Selasa (2/6/2020), hingga (10/6/2020).

Untuk siswa yang tidak memiliki handphone android atau yang tidak bisa mengakses internet mengikuti ujian di sekolah, fasilitas untuk ujian online disiapkan oleh pihak sekolah.

Soliwoa Minta Kawasan Menuju Sumber Semburan Gas Belerang Ditutup

Demikian disampaikan oleh Wakil Kesiswaan SMA Man, Mahmud Muhammad kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Selasa (2/6/2020).

Menurutnya, pelaksanan ujian online menggunakan sudah dipersiapkan matang. Satu minggu sebelum ujian, pihak sekolah menyebarkan jadwal melalui Wali Kelas dan Wali Kelas meneruskan siswa via whatsapp group.

TPK Hotel Bintang di NTT Juga Alami Penurunan

"Jadi kita juga sudah siapkan aplikasi untuk ujian online, siswa bisa login dan mengikuti ujian dari rumah dan kita bisa memantau siapa yang mengikuti ujian dan siapa yang tidak," ungkapnya.

Mahmud mengatakan, jumlah siswa kelas X dan XI di SMA Man berjumlah 708 orang dan hanya 1 orang yang tidak bisa mengikuti ujian secara online dari rumah.

"Kami bisa memantau lewat aplikasi ini, siapa yang ikut dan tidak ikut. Nah yang tidak ikut ini, mereka ujian secara manual di sekolah, namun yang mengikuti secara manual belum semua hadir untuk ikut ujian," ungkapnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, satu siswi yang ujian online di sekolah bernama Melati Puspita. Kepada POS-KUPANG.COM, Melati megatakan ia tidak bisa mengikuti ujian secara online di rumah karena handphonenya rusak.

"HP saya rusak jadi tidak bisa ujian online. Makanya saya ke sini ikut ujian manual pakai komputer. Aman-aman saja ujian lancar," ungkapnya.

Walau menjalani ujian seorang diri di kelas, Melati mengaku merasa nyaman, karena ada beberapa guru yang hadir memantau ujian. "Tidak apa-apa sendiri, yang penting ujiannya lancar," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved