Di Sumba Timur - Siswa SMAN 1 Waingapu Ikut PAT Online
Sebanyak 572 siswa SMAN 1 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur mengikuti penilaian akhir tahun (PAT) Secara Online dari rumah
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Sebanyak 572 siswa SMAN 1 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur mengikuti penilaian akhir tahun (PAT) Secara Online dari rumah masing-masing. Ke-572 siswa ini semuanya memiliki handphone (hp) android yang bisa mengakses internet.
Hal ini disampaikan Kepala SMAN 1 Waingapu, Putu Gede,S.Pd ,Selasa (2/6/2020).
Menurut Putu, total siswa SMAN 1 Waingapu yang mengikuti PAT yakni kelas X dan XI sebanyak 587 orang dan yang mengikuti PAT secara online sebanyak 572.
• Update Covid-19 NTT: Masuk Juni 2020, Dua Hari Berturut Tidak Ada Penambahan Kasus Positif Baru
PAT ini sesuai dengan nomenklatur pada Kurikulum 2013 (K 13). "PAT sesuai arahan Pemerintah pusat dan mengikuti protokol kesehatan, maka kita gelar PAT online. Ada tiga metode yang bisa dipakai, yakni secara online, offline dan juga manual," kata Putu.
Dijelaskan, untuk hari pertama PAT ini pihaknya langsung mencoba menggelar ujian dengan sistem online.
• 2 Ruangan Isolasi Pasien Covid-19 Dibangun di Kompleks Kantor Dinas Kesehatan Sikka
"Jadi kita gunakan dengan sistem online. Siswa ujian dari rumah dipantau oleh semua wali kelas , operator dan juga dimonitor langsung guru Bimbingan Konseling (BK)," katanya.
Ditanyai jumlah siswa yang memiliki hp android, Putu yang didampingi guru BK, Deny Umbu Ladu Hina, S.Pd menjelaskan, dari total 587 siswa ada 572 siswa yang memiliki hp dan yang tidak mempunyai hp Android sebanyak 15 orang siswa.
"Bagi yang yang tidak punya hp kita minta pengertian orang tua agar siswa yang bersangkutan datang ke sekolah untuk mengikuti ujian di sekolah menggunakan perangkat komputer di sekolah," katanya.
Sedangkan mengenai pulsa bagi siswa yang mengikuti ujian atau PAT online, Putu mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan PT Telkomsel untuk memberikan voucher bagi semua siswa.
"Dengan kebijakan dana BOS saat Pandemi Covid-19 atau darurat Covid-19 ini ,maka ada bantuan sekolah ke setiap siswa berupa voucher pulsa," katanya.
Pulsa yang diberikan sebesar 4 Gigabyte (GB) dengan cara para siswa yang mempunyai handphone, pihaknya meminta nomor hp kemudian diverifikasi sebelum voucher pulsa dikirim.
"Kita harapkan orang tua juga ikut memverifikasi nomor handphone anak atau siswa sehingga diberikan ke pihak sekolah. Karena, nomor handphone itu akan diisi dengan pulsa agar anak didik dapat mengikuti proses pembelajaran secara daring," katanya.
Sebelumnya, perwakilan Komite SMAN 1 Waingapu, Domi Tamu Ama mengapresiasi pihak sekolah yang sudha berupaya keras terutama melakukan rapat secar online dalam rangka mempersiapkan anak didik.
"Memang ada kendala umum yang dihadapi siswa mengakses internet. Sementara kerjasama sekolah dengan PT Telkomsel cukup baik, bahkan ada bantuan voucher. Ini kami berterima kasih," kata Domu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM , Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/di-sumba-timur-siswa-sman-1-waingapu-ikut-pat-online.jpg)