Hama Wereng dan Penggerek Serang Tanaman Padi di Mauliru , Sumba Timur

Beberapa hamparan Persawahan Mauliru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur terancam gagal tumbuh dan gagal panen

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Tanaman padi di persawahan Mauliru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur yang terserang hama Penggerek Coklat. Gambar diambil, Senin (1/6/2020) 

Dia menjelaskan, untuk membeli pestiaida saja membutuhkan dana sekitar puluhan ribu hingga ratusan ribu.

"Ada obat tapi kalau beli harus ada uang. Kalau obat yang botol besar Rp 120 ribu ,sedangkan yang botol kecil dan sedang berkisar Rp 60.000 sampai Rp 80.000 per botol," katanya.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mb. Muku, S.P,M.Si yang dikonfirmasi mengatakan, tanaman padi di wilayah Mauliru terserang hama penggerek coklat.

Menurut Oktavianus, di perawat itu ada serangan penggerek coklat. "Ada penggerak coklat dan sudah di cek. Kita juga sudah beri saran kepada para petani soal hama itu," kata Oktavianus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved