Pemdes Selalejo Sosialisasi BLT Dana Desa kepada Masyarakat

Pemerintah Desa Selalejo di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo melaksanakan sosialisasi PMK 50 terkait penambahan BLT dana desa

ISTIMEWA
Suasana saat sosialisasi di Desa Selalejo Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Sabtu (30/5/2020). 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Pemerintah Desa Selalejo di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo melaksanakan sosialisasi PMK 50 terkait penambahan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) dana desa.

"Kegiatan kami hari ini sosialisasi PMK 50 untuk penambahan BLT dana desa untuk 3 bulan rp.300.000 rupiah," jelas Kepala Desa Selalejo Kun Senda kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (30/5/2020).

Ia mengatakan Pemdes Selalejo mengharapkan kerjasama yang baik aparat dan BPD untuk mengawal BLT dana desa agar tidak disalah gunakan.

Kiat Pelaku Usaha Bertahan Saat Pandemi

"Kegiatan kami dalam rangka sosialisasi PMK 50 dalam rangka penanggulangan Covid-19 perubahan APBDes penambahan 3 bulan per Kepala Keluarga Rp. 300.000 rupiah," ujarnya.

Pemdes Selalejo Salurkan Dana BLT

Sebelumnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Selalejo di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo telah menyalurkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Anggota DPRD Ngada Minta Pengunaan Dana Covid-19 Harus Transparan

Kepala Desa Selalejo, Kun Senda, mengatakan pihaknya telah menyalurkan dan BLT kepada 116 Kepala Keluarga (KK).

Total anggaran BLT untuk tahap pertama dan kedua (April dan Mei) yaitu 139.200.000 rupiah.

"Kami sudah salurkan dana BLT Sabtu 23 Mei 2020 dengan total KPM ada 116 KK untuk 2 bulan yaitu April dan Mei. Totalnya ada 139.200.000 rupiah," unkap Kades Kun.

Ia menyatakan dana tersebut diharapkan digunakan untuk keperluan rumah tangga. Untuk bulan tahap berikutnya akan dicairkan kemudian.

"Jumlah total KK di Desa Selalejo ada 297. Yang menerima PKH dan BPNT 73 KK. Sembako diperluas 14 KK. BST ada 27 KK. Usulan ke propinsi ada 18 KK. Yang sisa aparat desa, BPD, guru honor yang di biayai desa, PNS, pensiunan yang tidak perlu dibantu," ungkapnya.

Ia mengajak warga penerima bantuan untuk menggunakan dana bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Gunakan untuk keperluan rumah tangga dan tidak untuk berfoya-foya.

"Pesan saya marilah kita gunakan bantuan ini untuk kepentingan produktif. Jangan salah gunakan untuk kepentingan yang konsumtif di tengah situasi sulit seperti ini di tengah pandemi Covid - 19. Semoga di manfaatkan secara baik dan bijaksana," pesan Kades Kun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved