Covid1 19
Begini Cara Mencapai Herd Immunity Untuk Atasi Pandemi Covid-19
Herd Immunity dapat membantu atasi pandemi Covid-19. Tujuan herd immunity untuk mencegah manusia menyebarkan penyakit menular.
POS-KUPANG.COM|JAKARTA - Herd Immunity digadang-gadang dapat membantu atasi pandemi Covid-19.
Tujuan herd immunity memang untuk mencegah manusia mengalami atau menyebarkan penyakit menular.
Herd immunity atau kekebalan kelompok sebenarnya bisa terjadi ketika sebagian besar masyarakat kebal terhadap penyakit sehingga penyebaran penyakit tersebut bisa dihentikan.
• Pilkada Serentak 2020, Anggaran Jadi Kendala
• Jumlah OTG dan ODP di Kabupaten Belu Belum Bergerak Turun
• Rani Dian Sari, Anak Petani yang Raih Beasiswa Bergengsi dari Pemerintah Australia. Ini Kisahnya
Menurut data Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC), Herd immunity bisa dicapai melalui dua cara yakni, vaksinasi dan imunitas alami.
Berikut penjelasannya dirangkum dari laman healthline dan APIC:
1. Vaksinasi
Untuk mengatasi beberapa penyakit, herd immunity bisa dicapai ketika 40 persen populasi di suatu daerah kebal terhadap penyakit.
Namun dalam sebagian besar kasus, herd immunity bisa dicapai jika 80 hingga 95 persen populasi kebal terhadap penyakit untuk menghentikan penyebaranya.
Seseorang bisa menjadi kebal terhadap suatu penyakit berkat pemberian vaksin. Misalnya, 19 dari setiap 20 orang harus mendapatkan vaksinasi campak untuk mencapai herd immunity demi menghentikan penyebaran campak.
• Pengaktifan Penyelenggara Tingkat Kecamatan & Pilkada Serentak 2020, Bawaslu NTT Tunggu Regulasi
• Tak Disangka Inilah Foto Kakak Reino Barack, Cantiknya Bikin Pangling Syahrini Mah Lewat Publik Syok
• Saat Pemberlakuan New Normal di Korea Selatan, Ratusan Sekolah Kembali Ditutup, Ini Penyebabnya
Artinya, jika ada seseorang dalam suatu daerah terkena campak, maka semua orang yang tinggal satu daerah dengan orang sudah mengalami pembentukan antibodi karena vaksin yang didapatkannya.
Dengan cara ini, campak tidak akan menyebar lebih lanjut ke daerah tersebut sehinga tidak berkembang menjadi wabah atau pandemi.
Sebaliknya, jika orang-orang yang tinggal di daerah tersebut banyak yang belum mendapatkan vaksin, maka herd immunity sulit dicapai.
• Saat Pemberlakuan New Normal di Korea Selatan, Ratusan Sekolah Kembali Ditutup, Ini Penyebabnya
• Saat Pemberlakuan New Normal di Korea Selatan, Ratusan Sekolah Kembali Ditutup, Ini Penyebabnya
• Saat Pemberlakuan New Normal di Korea Selatan, Ratusan Sekolah Kembali Ditutup, Ini Penyebabnya
2. Kekebalan alami
Natural immunity atau kekebalan alami terjadi ketika kita menjadi kebal terhadap penyakit tertentu setelah tertular.
Hal ini memicu sistem kekebalan tubuh untuk membuat antibodi terhadap kuman yang menyebabkan infeksi di dalam diri kita.
Pasalnya, antibodi seperti pengawal khusus yang hanya mengenali kuman tertentu. Jika kita kembali terinfeksi, antibodi yang menangani kuman sebelumnya bisa menyerang penyebab infeksi tersebut sebelum menyebar dan membuat kita jatuh sakit.
• Di SMAN 1 Waingapu - Siswa Terus Dibekali dengan Nilai Pancasila
• Waspada Puncak Kedua Pandemi Corona Dinilai Akan Lebih Berbahaya
• Bupati Kodi Mete: Senin ASN Kembali Berkantor Normal
Misalnya, jika kita menderita cacar air saat kecil, kemungkinan besar kita tidak akan mengalaminya lagi meski berada di dekat seseorang yang terkena cacar air.
Kekebalan alami dapat membantu menciptakan herd immunity tetapi cara ini tidak akan bekerja efektif seperti vaksin.
Pasalnya, seluruh populasi harus terkena penyakit yang sedang mewabah atau menjadi pandemi minimal sekali agar menjadi kebal sehingga mencapai kekebalan alami.
• Cek Ramalan Karir 12 Zodiak Besok Minggu 31 Mei 2020 Gemini Pegang Kendali Libra Bisnis Lancar Jaya
• SHIO BESOK Minggu Pahing 31 Mei 2020 4 Shio Ini Dapat Uang Tak Terduga Shio Kuda Paling Banyak
• Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 DPD Perkindo NTT Bagikan Sembako dan Masker
Hal ini bisa membuat masyarakat mengalami komplikasi atau risiko kesehatan yang serius.
Selain itu, sangat sulit menentukan apakah diri kita sudah kebal terhadap penyakit tersebut meski pernah tertular sebelumnya.
(*)