Rabu, 17 Juni 2026

Anggota DPRD Ngada Minta Pengunaan Dana Covid-19 Harus Transparan

Anggota DPRD Ngada Periode 2019-2024 Yohanes Don Bosko Ponong, meminta Pemda Ngada harus transparan dalam penggunaan dana Covid-19

Tayang:
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Anggota DPRD Ngada, Yohanes Don Bosko Ponong 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Anggota DPRD Ngada Periode 2019-2024 Yohanes Don Bosko Ponong, meminta Pemda Ngada harus transparan dalam penggunaan dana Covid-19.

Hal ini dikemukakan oleh Anggota DPRD Ngada Bosko Ponong dalam rapat gabungan komisi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Jumat (29/5/2020) bertempat di ruangan Paripurna DPRD Ngada.

Bukan hanya Dimakan, Ternyata Air Rendaman Kurma Bisa Membuang Racun dan Turunkan Kolesterol

Juru bicara Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyampaikan kepada ketua TAPD Sekertaris Daerah Ngada Yos. T. Nono bahwa berdasarkan kesepakatan bersama antar lembaga DPRD bersama Pemerintah yaitu sudah dialokasikan 23 miliarAPBD Ngada untuk pencegahan dan p2enanggulangan virus corona.

"Oleh karena itu, saya meminta kepada Sekda Ngada sebagai ketua TAPD untuk menjekaskan sedetail mungkin penggunaan dana tersebut," tegas Bosko dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM Sabtu (30/5/2020).

Tanam Jagung Tidak Saja Untuk Makan

Wakil ketua Komisi I DPRD Ngada ini juga meminta penjelasan pemerintah terkait dengan realisasi bantuan bagi mahasiswa Ngada yang ada diluar Kabupaten Ngada, dan paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat Ngada yang terdampak Covid-19.

Bosko juga mengkritisi bahwa sampai saat ini belum ada variabel baku yang dikonstruksikan oleh pemerintah Kabupaten Ngada yang mengatur perihal siapa-siapa saja yang layak mendapatkan bantuan pemerintah.

"Yang menjadi masalah klasik adalah vailiditas data. Bahkan ada yang sudah meninggal, namanya masih ada sebagai penerima BLT. Inikan miris," jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Ngada Yos. TH. Nono menanggapi beberapa pertanyaan, saran, dan klasifikasi yang disampaikan oleh anggota DPRD Ngada Yohanes Don Bosko Ponong.

Sekda Ngada menjelaskan sampai dengan 28 mei 2020 serapan APBD untuk Covid-19 sudah mencapai 7 miliar dengan rincian masing-masing Dinas/Bada sebagai berikut:

1. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan dengan kegiatan pekerjaan jaringan air bersih, sanitasi dan sekuat ruangan pada bangunan Diklat untuk unit karantina Covid-19 sebesar Rp 706.500.000 rupiah.

Pekerjaan sanitasi, jaringan air bersih dan sekat ruangan pada ruang tata usaha RSUD Bajawa untuk unit karantina Covid-19 sebesar Rp 238.860.000 rupiah.

2. Dinas kesehatan dengan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana pendukung rumah sakit darurat covid sebesar Rp 305.678.000 rupaih.

3.Dinas lingkungan hidup dengan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana pendukung rumah sakit darurat Covid sebesar Rp 189.973.000 rupiah.

4. RSUD Bajawa dengan kegiatan pembangunan serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung rumah sakit darurat Covid sebesar Rp 339.456.000 rupiah.

5. BPBD Kabupaten Ngada dengan kegiatan penyediaan sarana operasional pendukung Posko Gugus Tugas tanggap darurat Covid sebesar Rp 3.115.693.945.000 rupiah.

6. Kecamatan dengan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana pendukung operasional Covid -19 melalui belanja langsung SKPD tahap 1 untuk 4 kecamatan dari 12 kecamatan yaitu sebesar Rp 283.784.000 rupiah.

7. Kecamatan yang ada kelurahan dengan program kegiatan yaitu penyediaan sarana dan prasarana pendukung operasional Covid -19 melalui belanja langsung untuk tingkat kelurahan yaitu sebesar Rp 1.097.489.500 rupiah.

8. Dinas pendikan dengan kegiatan penyediaan bantuan sosial sebagai akibat dampak ekonomi sebesar Rp 967.000.000.

"Jadi total dana Covid-19 yang digunakan sampai dengan hari ini sebesar Rp 7.544.434.445 rupiah," jelas Sekda Ngada.

Ia mengatakan data belum seratus persen sempurna, karena data para penerima masih menggunakan data Badan Pusat stastik (BPS) tahun 2015.

"Sehingga benar kata Pak Bosko bahwa ada penerima yang sudah meninggal namanya masih ada diaplikasi," jelasnya.

Rapat gabungan komisi tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRD Ngada Bernadinus Dhey Ngebu (PKB), didampingi oleh dua wakil ketua DPRD Ngada Petrus Ngabi (PAN), Aloysius Soa (PDIP) dan dua puluh lima anggota DPRD Ngada. Semantara itu dari unsur eksekutif yang mendampingi ketua TAPD Sekda Ngada yaitu, Kepala Badan Keuangan Daerah Ngada Wilhelmus Petrus Bate, Kepala BP LITBANG Ngada Hilarius Sutanto, dan staf Badan Keuangan Daerah Ngada Trisno Hurint. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
Live
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved