Virus Corona
Ahli Pastikan Covid-19 Akan Bangkit, WHO Siapkan Skenario Waspadai Puncak Kedua Wabah Corona
Para ahli hampir memastikan covid-19 akan bangkit pada akhir musim panas, WHO siapkan skenario waspadai puncak kedua wabah Corona
Namun para ahli tersebut tidak tahu seberapa parah kebangkitan virus penyerang sistem pernafasan ini.
Menindaklanjuti prediksi para ahli tersebut, Organisas Kesehatan Dunia ( WHO ) telah menyiapkan skenario untuk mewaspadai puncak kedua wabah corona.
WHO sebenarnya sudah mengatakan wabah Corona mungkin terjadi hingga beberapa bulan ke depan, dikutip dari CNN.
Selain itu, kasus infeksi masih mengalami peningkatan dan kapan saja bisa melonjak secara tiba-tiba.
"Kita mungkin mendapatkan puncak kedua dengan cara ini," kata Dr. Mike Ryan, direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Senin (25/5/2020).
• Bantu Nasabah Ditengah Covid-19, Pegadaian Terapkan Bunga Nol Persen

Menurutnya, puncak kedua tidak akan terungkap dengan rapi atau bertahap seperti gelombang.
Puncak baru mungkin terjadi lonjakan infeksi secara mendadak hingga membebani sistem perawatan dan mungkin menyebabkan lebih banyak kematian.
• BLT Diperpanjang Tiga Bulan Lagi, Simak 15 Desa yang Sudah Salurkan Bantuan
Puncak kedua ini bisa lebih buruk dari yang pertama.
Pada skenario puncak kedua, kasus-kasus Covid-19 akan meningkat tajam dan cepat hingga mencapai puncak baru.
Pada gelombang kedua ini, infeksi mungkin terungkap lebih lambat dan berdampak pada berbagai wilayah dunia pada waktu yang berbeda.
Tetapi dalam kedua skenario puncak kedua di saat negara-negara berusaha meratakan kurva, jumlah orang yang sama dapat terinfeksi.

Akan lebih banyak orang terinfeksi virus corona pada saat yang sama ditambah musim flu yang akan membebani sistem perawatan kesehatan.
Direktur departemen kedokteran darurat di Universitas Johns Hopkins, Dr. Gabe Kelen mengatakan ada kemungkinan kematian lebih tinggi disaat rumah sakit kewalahan dengan banyaknya pasien.
"Satu-satunya alasan nyata untuk mencoba dan meredam puncak ini adalah untuk mencegah kematian yang dapat dicegah, sehingga sistem perawatan kesehatan dapat menangani semua orang yang membutuhkannya dan memberi mereka peluang terbaik dengan hasil yang sehat," jelas Kelen, yang spesialisasinya pengembangan infeksi.
Itulah sebabnya begitu banyak rencana yang dilakukann untuk meratakan kurva.