Virus Corona

Ahli Pastikan Covid-19 Akan Bangkit, WHO Siapkan Skenario Waspadai Puncak Kedua Wabah Corona

Para ahli hampir memastikan covid-19 akan bangkit pada akhir musim panas, WHO siapkan skenario waspadai puncak kedua wabah Corona

Editor: Adiana Ahmad
ILUSTRASI
Virus Corona atau Covid-19 

Namun para ahli tersebut tidak tahu seberapa parah kebangkitan virus penyerang sistem pernafasan ini.

Menindaklanjuti prediksi para ahli tersebut, Organisas Kesehatan Dunia ( WHO ) telah menyiapkan skenario untuk mewaspadai puncak kedua wabah corona.  

WHO sebenarnya sudah mengatakan  wabah Corona mungkin terjadi hingga beberapa bulan ke depan, dikutip dari CNN

Selain itu, kasus infeksi masih mengalami peningkatan dan kapan saja bisa melonjak secara tiba-tiba.

"Kita mungkin mendapatkan puncak kedua dengan cara ini," kata Dr. Mike Ryan, direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Senin (25/5/2020).

Bantu Nasabah Ditengah Covid-19, Pegadaian Terapkan Bunga Nol Persen

ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Proses belajar mengajar kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat akan diliburkan selama 14 hari terkait lokasi observasi WNI dari Wuhan, China yang berada di Natuna.
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Proses belajar mengajar kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat akan diliburkan selama 14 hari terkait lokasi observasi WNI dari Wuhan, China yang berada di Natuna. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Menurutnya, puncak kedua tidak akan terungkap dengan rapi atau bertahap seperti gelombang.

Puncak baru mungkin terjadi lonjakan infeksi secara mendadak hingga membebani sistem perawatan dan mungkin menyebabkan lebih banyak kematian.

BLT Diperpanjang Tiga Bulan Lagi, Simak 15 Desa yang Sudah Salurkan Bantuan

Puncak kedua ini bisa lebih buruk dari yang pertama.

Pada skenario puncak kedua, kasus-kasus Covid-19 akan meningkat tajam dan cepat hingga mencapai puncak baru.

Pada gelombang kedua ini, infeksi mungkin terungkap lebih lambat dan berdampak pada berbagai wilayah dunia pada waktu yang berbeda.

Tetapi dalam kedua skenario puncak kedua di saat negara-negara berusaha meratakan kurva, jumlah orang yang sama dapat terinfeksi.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (VOA)

Akan lebih banyak orang terinfeksi virus corona pada saat yang sama ditambah musim flu yang akan membebani sistem perawatan kesehatan.

Direktur departemen kedokteran darurat di Universitas Johns Hopkins, Dr. Gabe Kelen mengatakan ada kemungkinan kematian lebih tinggi disaat rumah sakit kewalahan dengan banyaknya pasien.

"Satu-satunya alasan nyata untuk mencoba dan meredam puncak ini adalah untuk mencegah kematian yang dapat dicegah, sehingga sistem perawatan kesehatan dapat menangani semua orang yang membutuhkannya dan memberi mereka peluang terbaik dengan hasil yang sehat," jelas Kelen, yang spesialisasinya pengembangan infeksi.

Itulah sebabnya begitu banyak rencana yang dilakukann untuk meratakan kurva.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved