Tunggak Cicilan Koperasi Karena Jualan Sepi

Pedagang sayur di Pasar Oesapa, Yosina Saubai, mengaku jualan di masa pendemi Covid-19 sepi

POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Yosefina Saubai, Pedagang Sayur di Pasar Oesapa, Kupang, NTT, Sabtu, 23/05/2020 

POS-KUPANG. COM|KUPANG- Pedagang sayur di Pasar Oesapa, Yosina Saubai, mengaku jualan di masa pendemi Covid-19 sepi. Hal ini berdampak pada tunggakan cicilan di koperasi yang selama ini digunakan sebagai modal usaha.

Kepada POS-KUPANG. COM, Sabtu, 23/05/2020, Yosefina mengatakan, selama ini dirinya tidak pernah menunggak cicilan di Koperasi. Namun, pasca merebaknya Pandemi Covid-19, jualan mulai sepi pembeli dan ia harus menunggak cicilan di koperasi harian selama 2 minggu.

Gugus Tugas Covid-19 NTT Terima Bantuan 1.000 Masker Medis

" Saya bersyukur karena petugas koperasi mengerti akan kondisi kami. Saya harus membayar cicilan Rp 20.000, per hari, ungkapnya

Dikatakan Yosefina, harga barang yang melonjak di tengah Pandemi Covid-19, menjadi salah satu alasan sepinya pembeli yang berkunjung ke Pasar Oesapa.

Genangan Air Drainase di Betun Menebar Aroma tak Sedap

"Saya berharap Pandemi Covid-19 segera berlalu, supaya kami bisa berjualan seperti biasa. Suami dan anak saya semua berada di rumah. Hanya saya yang terus berjualan untuk menambah pemasukan bagi keluarga kami. Suami saya di rumah bersihkan kebun. Tetapi mau tanam sayur air tidak ada, ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Yosefina memiliki 4 orang anak yang sedang mengenyam pendidikan. Suaminya seorang buruh bangunan, yang saat ini harus berhenti bekerja karena bencana Covid-19.

Warga RT 007 Desa Oebelo, kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT ini mengakui bahwa, putera tunggalnya terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya pendidikan.

"Saya salah satu warga penerima PKH dari pemerintah. Bulan lalu saya menerima Rp 250.000 dan bulan ini Rp. 280.000," jelas Yosefina

Kami tidak mengharapkan bantuan dari pemerintah. Jikalau pemerintah menyayangi kami, tolong beri kami bantuan, pungkasnya lirih. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Oncy Rebon)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved