News

Kepala Dinas Kesehatan NTT Sebut 355 Sampel Swab di NTT Negatif COVID-19

Sampel swab yang dilakukan pemeriksaan di RSUD Prof.Dr. W.Z. Johannes Kupang sebanyak 586 sample dan 355 sample dinyatakan negatif dari COVID-19.

Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 NTT drg Dominikus Minggu Mere didampingi Jubir Gugus Tugas Covid-19 NTT Dr Marius Ardu Jelamu saat memberikan keterangan pers pada Senin (18/5/2020) siang. 

 POS KUPANG, COM, KUPANG - Pemerintah Nusa Tenggara Timur menyebutkan sebanyak 355 sampel swab dari 586 sample yang diperiksa di laboratorium biologi molekuler PCR, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof.Dr. W.Z. Johannes Kupang hasilnya negatif dari paparan virus corona jenis baru atau COVID-19.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere kepada wartawan di Kupang, Jumat (22/5).

Ia mengatakan, sampel swab yang dilakukan pemeriksaan di RSUD Prof.Dr. W.Z. Johannes Kupang sebanyak 586 sample dan 355 sample dinyatakan negatif dari COVID-19.

Sementara 82 sample diketahui positif COVID-19 dan yang sedang dalam proses pemeriksaan di laboratorium sebanyak 100 sample swab COVID-19.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium. Kami prediksikan jumlah pasien positif COVID-19 di NTT akan terus bertambah," kata Dominikus.

Ia mengatakan, penambahan pasien positif COVID-19 karena kecenderungan orang tanpa gejala (OTG) di Nusa Tenggara Timur yang melakukan kontak erat dengan pasien positif COVID-19 terus mengalami peningkatan.

Hingga saat ini kata dia, jumlah OTG di provinsi berbasis kepulauan ini tercatat sebanyak 712 orang.

"Apabila dilihat data yang ada itu maka kemungkinan akan ada lagi penambahan pasien positif COVID-19 di NTT," katanya.

Kendati demikian menurut mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende itu pemerintah kabupaten/kota di NTT telah melakukan penelusuran terhadap warga yang pernah melakukan kontak erat untuk mencegah adanya penyebaran COVID-19.

"Kami berharap penerapan protokol kesehatan terus dilakukan secara konsisten di semua daerah di NTT untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19 sehingga jumlah pasien yang terpapar COVID-19 dapat dikendalikan," kata Dominikus.

Menurut dia, apabila terdapat warga yang menderita sakit untuk segera ke puskesmas atau rumah sakit setempat untuk dilakukan pemeriksaan medis sehingga dapat ditanggulangi secara dini. (antara)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved