Umat Muslim Tidak Turun Pawai, Gema Takbiran Dikumandangkan Dari Dalam Mesjid Agung Alfalah

Suasana yang sama terlihat di mesjid Agung Alfalah. Hanya terlihat beberapa umat muslim berada dalam mesjid dan beberapa lainnya

POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Foto bersama apara gabungan polisi, Brimob, TNI dan Satpol PP di depan pintu masul mesjid Agung Alfalah 

Malam Takbiran, Umat Muslim Tidak Turun Pawai, Gema Takbiran Dikumandangkan Dari Dalam Mesjid Agung Alfalah

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Malam takbiran, umat muslim Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya tidak turun pawai ke jalan raya.

Umat muslim memilih berdiam di rumah masing-masing..

Meski.demikian, gema takbiran terus berkumandang dari dalam mesjid agung Alfalah.

Sikap umat islam Kota Tambolaka  mengikuti arahan pemerintah agar shalat Ied pada perayaan dul fitri kali ini berlangsung di rumah masing-masing dan menghimbau agar tidak turun ke jalan merayakan malam takbiran menyambut hari raya idul fitri 1441 hijriah

Pantauan POS-KUPANG.COM di Kota Tambolaka, Sabtu (23/5/2020) pukul 19.30 malam, suasana kota Tambolaka nampak sepih.

Suasana yang sama terlihat di mesjid Agung Alfalah. Hanya terlihat beberapa umat muslim berada dalam mesjid dan beberapa lainnya berada diluar mesjid.

Suasana sedikit ramai, dimana puluhan umat muslim sekitar kompleks mesjid Alfalah keluar rumah seketika mendengar suara melalui pengeras suara dari dalam mobil aparat gabungan kepolisian, Brimob dan TNI serta Satpol PP yang melakukan patroli malam.

Dalam kesempatan itu, aparat kepolisian membacakan surat edaran Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H yang merujuk keputusan Menteri Agama RI yang memutuskan shalat Ied pada perayaan Idul Fitri kali berlangsung di rumah saja.

Setelah selesai membacakan surat edaran gubernur tersebut, terlihat Kapolsek Loura, SBD Kompol I Ketut Mastina masuk dalam kompleks mesjid bertemu beberapa umat muslim dan berakhir dengan foto.bersama.

Natural Look, Fresh dan Clean Make Up Untuk Hari Raya

Warga Lembata yang Dijemput di Larantuka Langsung Dikarantina

Selanjunya aparat gabungan meninggalkan lokasi tersebut dan kembali ke Mapolres Sumba Barat Daya yang berlokasi di eks pasar Rada Mata, SBD.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved