Suasana Pembagian BLT Dana Desa bagi KK Kurang Mampu di Desa Bangka Kantar, Manggarai Timur

Pemerintah Desa Bangka Kantar, di Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT)

POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Kepala Desa Bangka Kantar Silverius Mediator Rawan sedang menyerahkan BLT kepada seorang warga 

POS-KUPANG.COM | BORONG - Pemerintah Desa Bangka Kantar, di Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Tahap I. BLT tersebut bersumber dari dana desa Tahun Anggaran 2020 sebangai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap warganya yang terkena dampak Corona virus disease atau Covid-19.

Penyaluran Dana Desa itu dilakukan selama 2 hari mulai hari, Jumat (22/3/2020) dan berakhir, Sabtu (23/5/2020). Sebanyak 197 kepala keluarga (KK) yang merupakan warga kurang mampu mendapatkan bantuan itu.

Di NTT, Wakil Ketua DPRD Sikka Berbagi Kasih Kepada Warga Kurang Mampu, Simak Kegiatannya

Hadir langsung dalam penyerahan BLT itu Kepala Desa Bangka Kantar Silverius Mediator Rawan, Sekertaris Desa Bangka Kantar Andreas Anus bersama staf Desa Bangka Kantar, Ketua BPD Bangka Kantar Laurensius Beos, Pegawai Kecamatan Borong, Pendamping Desa Bangka Kantar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para RT, Linmas dan Tokoh Masyarakat setempat.

Kepala Desa Bangka Kantar Silverius Mediator Rawan kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (23/5/2020) menjelaskan, 197 KK yang mendapatkan BLT tersebut benar-benar merupakan warga kurang mampu. Verifikasi bagi KK yang mendapatkan bantuan tersebut dilakukan rapat bersama yang melibat semua unsur Desa berlangsung selama 2 hari.

Bagikan BLT Dana Desa, Kades Silverius: Jangan Untuk Beli Kupon Putih

"Jadi untuk tentukan penerima BLT ini dilakukan rapat bersama libatkan semua unsur selama 2 hari, kita tentukan penerima BLT ini benar-benar warga kurang mampu. Memang masih banyak yang belum mendapatkan bantuan, tapi kita akan laporkan ke tingkat atas, dengan harapan semuanya bisa mendapatkan bantuan,"ungkap Kades Silverius.

Kades Silverius juga menjelaskan, total BLT Dana Desa yang dibagikan kepada 197 KK itu sebesar Rp 354.600.000. Dengan masing-masing KK mendapatkan bantuan BLT itu selama 3 Tahap untuk 3 bulan kedepan, dengan setiap bulan memeperoleh Rp 600.000/KK.

"Jadi tahap I masing-masing KK Rp 600.000, tinggal 2 Tahap tahap 2 dan tahap 3 dengan total keseluruhan Rp 1.800.000/KK untuk 3 bulan itu. Tapi berdasarkan informasi yang kami peroleh sekitar 40 atau 50 KK nanti akan mendapatkan PKH, kalau ada nama KK yang sama juga mendapatkan PKH, maka otomatis nama KK yang sudah mendapatkan PKH itu kita hapus dari BLT Dana Desa,"jelas Kades Silverius.

Kades Silverius juga sebelum menyerahkan BLT itu meminta kepada KK penerima agar BLT yang diterima tidak boleh digunakan untuk kepetingan yang tidak berguna. Tapi gunakan BLT itu sebaik mungkin demi memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi Covid-19 ini.

"Saya minta jangan untuk beli kupon putih atau moke, tapi gunakan BLT ini untuk beli beras, sayur, bumbu dapur dan kebutuhan lain yang berguna demi memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga selama pandemi covid-19 ini,"pinta Kades Silverius.

Kades Silverius juga mengatakan, anggaran dana desa untuk penanganan covid-19 ini cukup besar, sehingga sebagian anggaran untuk pembangunan fisik lain yang sudah dibicarakan sebelumnya sebagian batal. Dana untuk anggaran itu dialihkan untuk penanganan covid-19.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved