Penyaluran BST di Sumba Timur - Oktavianus : Kalau Belum Dapat Jangan Datang Pukul Saya

Bagi masyarakat Sumba Timur yang saat ini belum mendapat BST dari pemerintah pusat, jangan datang cari dan pukul saya

POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Plt. Kepala Dinas Sosial Sumba Timur, Oktavianus T. Ama, S.Sos 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - "Bagi masyarakat Sumba Timur yang saat ini belum mendapat Bantuan Sosial Tunai ( BST) dari pemerintah pusat, jangan datang cari dan pukul saya. Mungkin saat ini belum dapat , bisa saja nanti dapat bantuan dari pemerintah provinsi atau kabupaten."

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas ( Plt) Kepala Dinas Sosial Sumba Timur, Oktavianus T. Ama, S.Sos usai acara launching penyaluran BST di Kantor Dinas Sosial setempat, Rabu (20/5/2020).

Menurut Oktavianus, bantuan dari pemerintah pusat itu melalui Kementerian Sosial RI yang mana dananya disalurkan juga melalui Kantor Pos.

"Saya katakan, bahwa kalau ada warga yang belum dapat bantuan ini, masih ada bantuan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. Karena itu,kali belum dapat jangan datang pukul saya di kantor," kata Oktavianus.

Dia menyampaikan hal tersebut, karena ada banyak masyarakat yang bertanya mengapa belum mendapat bantuan, padahal terkategori kurang mampu.

Umat Muslim di Malaka Dihimbau Sholad Ied Hari Raya Idul Fitri di Rumah Masing-masing

"Karena itu,saya katakan, bagi masyarakat yang belum dapat jangan kecewa, jangan comel saya, karena masih ada bantuan dari pemerintah provinsi dan kabupaten," katanya.

Dia menjelaskan, untuk BST , Kabupaten Sumba Timur mendapat jatah 10.608 penerima, sementara warga yang baru terakomodir untuk menerima BST sekitar 7890 penerima.

"Masih ada sekitar 2000-an jatah penerima BST. Tentu ini kita akan lihat secara teliti sehingg jangan ada tumpang tindih atau pendobelan penerima," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved