Virus Corona

Indonesia Tak Gabung 100 Negara Desak Penyelidikan Virus Corona Ini Reaksi Orang Kepercayaan Prabowo

Sebanyak 100 negara dimotori negara-negara Eropa mendesak dilakukan penyelidikan independen pandemi virus corona.

ISTIMEWA
Presiden Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi 

POS-KUPANG.COM |  JAKARTA - Sebanyak 100 negara dimotori negara-negara Eropa mendesak dilakukan penyelidikan independen pandemi virus corona

Rusia adalah salah satu negara besar yang kini juga telah bergabung untuk mendesak resolusi di World Health Assembly (WHA) atau Majelis Kesehatan Dunia.

Resolusi penyelidikan virus corona dirancang oleh Uni Eropa atas dorongan Australia yang sejak awal mendesak perlunya penyelidikan penanganan awal China terhadap krisis.

China marah atas sikap 100 negara tersebut, terutama Australia, yang dianggap sebagai 'motor' gerakan itu.

Karena itu, China mengancam balik Australia dengan tidak akan mengimpor sejumlah produk dari negara tersebut dan tidak akan mengizinkan warganya menjadi turis ke Australia.

Meski sudah ada 100 negara mendukung penyelidikan independen kasus Covid-19, sejauh ini pemerintah Indonesia belum mengeluarkan pernyataan apa pun.

Kondisi ini menjadi perhatian politisi dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Fadli Zon mempertanyakan kenapa Indonesia belum mendukung penyelidikan independen apa masih sungkan.

"Sdh ada 100 Negara Dukung Penyelidikan Covid-19. Mengapa belum terdengar pemerintah RI ikut mendukung ini? Masih sungkan pd RRC?"  ujar Fadli Zon di akun twitternya.

Cuitan tersebut ia mention ke Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri ‚Ā¶Retno Marsudi.

Blak-Blakan Rocky Gerung Sebut Istana Panik, Minta Presiden Jokowi Lempar Handuk Tangani Covid-19

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved