JCI Kupang Salurkan Sembako bagi Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
terdampak pendemi Covid-19 di pondok pesatren Terdiatul Mualafin Teandira Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang
Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Rosalina Woso
JCI Kupang Salurkan Sembako bagi Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wadah pencinta klub sepakbola Juventus Club Indonesia (JCI) cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan donasi Sembilan Bahan Pokok (Sembako) bagi anak yatim piatu yang terdampak pendemi Covid-19 di pondok pesatren Terdiatul Mualafin Teandira Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu (17/5/2020).
Dalam Safari Ramadhan JCI tersebut, bantuan berupa beras, minyak goreng, gula pasir, makanan kaleng, dan mie instan diberikan bagi 30 anak yatim piatu.
"Kami melakukan kegiatan sosial kolektif pengumpulan sumbangan sembako dan donasi secara sukarela untuk bisa membantu saudara kita yang terdampak pendemi Covid-19,”kata Ketua JCI Kupang Johansia Pratama Abbas.
Selain sembako, Johansia melanjutkan, JCI Kupang juga memberikan sumbangan masker.
Hal itu dilakukan agar anak-anak yatim piatu tersebut tetap mengikuti imbauan pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan selama beraktivitas di tengah pandemi Covid-19. Johansia menambahkan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk tanggung jawab sosial.
Kepala Sekolah Madrasah Tusanawiyah (MTS) Ahmad Bin Horsan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan tim dari Safari Ramadhan ini.
Ia mengakui, kebanyakan jamaah yang ada merupakan warga yang kurang mampu dalam bidang ekonomi.
Warga setempat bermata pencaharian petani dan merupakan warga asli. Adapun pondok pesentren tersebut terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah Tarbiatul Muallafin Tesbanan (Sekolah Dasar), Madrasah Tsanawiah Tarbiatul Muallafin Tesbatan (Sekolah Menengah Pertama), dan Pondok Pesantren Tarbiatul Muallafin Tesbatan.
"Anak-anaknya dididik di sekolah dan para orangtua dididik di Majelis Taklim. Kami di sini hidup bersama dengan umat agama lainnya dengan sangat baik. Hidup toleransi cukup tinggi bahkan hajatan apapun baik di Kristen maupun Islam sama-sama bekerja sama,” ungkap Ahmad.
• GPS Minta Pemkot Kupang dan Pemkab Kupang Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di Jembatan Petuk II
• Adakah Perbedaan Penanganan Pasien Covid-19 Tanpa Gejala dan yang Bergejala ? Begini Penjelasannya
• Moms, Kenali Penyebab Tekanan Darah Rendah Selama Kehamilan
• Renungan Katolik: Memaknai Surat-surat dari Molokai-Hawaii (7) Vos Testimonium:Kamu Harus Bersaksi
Nantinya, JCI Kupang akan melakukan kegiatan yang sama dengan berfokus pada sasaran internal atau anggota JCI yang dirumahkan atau mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari masing-masing perusahaan tempat bekerja akibat pandemi Covid-19.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)