News

Waspada, Pasien Positif Corona Sumba Timur Ternyata dari Klaster Jakarta, Sekarang Sudah Diisolasi

Pasien ini tiba di Waingapu 24 April lalu kemudian langsung ditangani sesuai protokol kesehatan.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
JUMPA PERS DI SUMBA TIMUR --Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur,dr. Chrisnawan Try Haryantana menyampaikan keterangan terkait kasus pertama positif Covid-19 di Sumba Timur, Rabu, 13 Mei 2020 malam. 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Oby Lewanmeru

POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Pasien pertama positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Sumba Timur telah ditangani tim gugus tugas setempat sejak yang bersangkutan tiba di Waingapu tanggal 24 April 2020. Pasien ini dari Klaster Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana, dalam jumpa pers di Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Rabu (13/5) malam, menjelaskan, pasien pertama positif Covid-19 di Sumba Timur diketahui berasal dari Klaster Jakarta.

Pasien ini tiba di Waingapu 24 April lalu kemudian langsung ditangani sesuai protokol kesehatan.

"Pasien ini tiba dari Jakarta langsung diskrining dengan rapid test dan hasilnya reaktif positif. Saat itu, si pasien langsung dikirim untuk diisolasi di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu sesuai protokol kesehatan," ujar Chrisnawan.

Dia mengakui kondisi pasien itu saat ini dalam keadaan baik dan sesuai informasi dari pihak RSUD Umbu Rara Meha Waingapu bahwa yang bersangkutan tidak mempunyai keluhan.

"Jadi, kami perlu sampaikan kondisi pasien dan hingga kini yang bersangkutan dalam keadaan baik. Bahkan, sesuai konfirmasi dari pihak rumah sakit bahwa pasien itu praktis tidak miliki keluhan," terang Chrisnawan.

Dengan adanya kasus pertama positif di Sumba Timur ini, kata Chrisnawan, petugas akan melakukan tracing terhadap orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien itu.

"Petugas kami akan melakukan tracing kontak dengan pasien positif. Dinkes Sumba Timur akan lacak semua yang pernah kontak dengan pasien 01 Sumba Timur itu," ujarnya.

Chrisnawan mengatakan, pelacakan dimulai dari orang dekat pasien, tentu akan ditracing sejak pasien positif ini tiba di Waingapu hingga terdeteksi. *

h

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved