Selasa, 14 April 2026

Sempat Kabur Saat Masa Isolasi, Ternyata Jeni Kembali Ke Rumah Orang Tuanya

Jeni Taneo (31) karyawan di Toko Agam Jaya sempat kabur dari toko tempat ia bekerja padahal saat ini dirinya sedang menjalani masa karantina

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

POS-KUPANG.COM | SOE - Wanita bernama Jeni Taneo (31) karyawan di Toko Agam Jaya sempat kabur dari toko tempat ia bekerja padahal saat ini dirinya sedang menjalani masa karantina mandiri karena dirinya masuk kelompok ODP.

Jeni kabur dari toko pada Rabu (13/4/2020) dini hari menuju rumah orang tuanya di Desa Kiufatu, Kecamatan Kualin dengan menumpang kendaraan Ojek.

Untuk diketahui, Jeni sendiri sudah menjalani rapid test dan saat ini sedang menunggu hasilnya.

Di Sumba Timur - 45 Orang yang Kontak Dengan Pasien Positif Jalani Rapid Test

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun yang dikonfirmasi POS-KUPANG. COM, Kamis (14/5/2020) membenarkan adanya ODP yang kabur dari lokasi karantina mandiri. Rabu malam, oleh petugas gugus tugas kecamatan kualin dibantu aparat keamanan, Jeni berhasil ditemukan di rumah kediaman orang tuanya.

" Tadi malam sudah ketemu orangnya. Ternyata, dia kabur ke rumah orang tuannya," ungkap Bupati Tahun.

Dirinya menghimbau kepada ODP, PDP maupun OTG untuk benar-benar melakukan isolasi mandiri untuk menjaga keselamatan pribadi dan orang lain.

Pandemi Covid-19 Berpengaruh pada Proyek Irigasi di NTT

" Kalau sedang menjalani isolasi mandiri tolong dijalankan dengan benar. Ini penting untuk mencegah penyebaran virus Corona," ingatnya.

Ditambahkan Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte yang dihubungi terpisah, Kamis (14/5/2020) mengatakan, Jeni kabur kemungkinan karena takut dan gelisah menunggu hasil rapid tesnya. Oleh sebab itu, dirinya memutuskan untuk pulang ke rumah orangnya. Ada juga informasi yang menyebut jika pelaku kabur karena sudah bosan di tempat karantina mandiri.

" Kemungkinan dia takut menunggu hasil rapid tesnya sehingga memutuskan kabur ke rumah orang tuanya," tulis Irene dalam pesan WhatsApp-nya.

Saat ini lanjut Irene, Jeni sedang menjalani masa karantina mandiri di rumah orang tuanya di Kiufatu, Kecamatan Kualin sambil menunggu hasil rapid testnya yang kedua. Jika reaktif, maka jeni akan dilakukan Swab Test untuk memastikan apakah dia (Jeni) terjangkit virus Corona atau tidak.

" Dia menjalani masa isolasi mandiri di rumah orang tuanya dengan pengawasan tim gugus tugas kecamatan kualin. Nantinya ada petugas medis di kecamatan yang akan memantau kondisinya," jelasnya. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved