Bantu Cegah Covid-19, Kodim 1618 TTU Pasang Tenda Pleton di Batas Kabupaten TTU-TTS

Kodim 1618/TTU terus membantu pemerintah dalam upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona (covid-19

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG/COM/THOMAS MBENU NULANGI
Anggota Kodim 1618/TTU saat memasang tenda pleton di Desa Oeprigi, Selasa (12/5/2020). 

Bantu Cegah Covid-19, Kodim 1618 TTU Pasang Tenda Pleton di Batas Kabupaten TTU-TTS

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Kodim 1618/TTU terus membantu pemerintah dalam upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona (covid-19) di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kali ini, kodim yang berada di wilayah perbatasan antara RI-RDTL tersebut memasang tenda pleton di batas wilayah antara Kabupaten TTU dan TTS tepatnya di Desa Oeperigi, Kecamatan Noemuti, Selasa (12/5/2020).

Pemasangan tenda pleton tersebut dilakukan dalam rangka untuk mendukung kelancaran tugas tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU

Terpantau, hadir dalam kegiatan pemasangan tebda tersebut yakni Pasi Ops Letda Adolfo Mendonsa, dua babinsa, lima orang personil kodim, dinas perhubungan, dan juga masyarakat setempat.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, S.Sos mengatakan bahwa, sebagai prajurit pihaknya mendukung seluruh tugas yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan COVID-19 di wilayah Kabupaten TTU.

Dijelaskannya, tenda pleton tersebut nantinya akan digunakan sebagai tempat untuk pemeriksaan awal kepada para pelaku perjalanan yang akan masuk ke wilayah Kabupaten TTU.

"Dan tenda ini juga dijadikan sebagai tempat melaksanakan screening awal bila terdapat PPDP, ODP maupun OTG yang nanti akan masuk ke TTU dan memonitor PMI yang akan masuk atau pulang ke wilayah TTU," ujarnya

Roni menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat para pekerja migran indonesia dari luar negeri setiap hari berkisar antara 35-40 ribu orang masuk Indonesia.

Lockdown Terbatas di Ngada Sopir Angkut Barang Hingga Sampai Posko Perbatasan Antara Kabupaten

Transmisi Lokal Sama Berbahaya dengan Kasus Impor, Dokter Teda Littik: Harus Patuh Protokol

"Sementara, data pekerja migran indonesia asal TTU sebanyak 1.440 orang yang belum pulang. Artinya gelombang besar PPDP tahap 2 akan segera masuk dan kita harus siap dari sekarang,” ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved