Corona di Sumba Timur

Update Corona Sumba Timur - Pelaku Perjalanan Meningkat

Akumulasi pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur meningkat dibandingkan beberapa hari sebelumnya

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Drs. Gidion Mbilijora,M.Si 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Akumulasi pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur meningkat dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Saat ini total Pelaku Perjalanan mencapai 4.222 orang dan yang masih dipantau sebanyak 315 orang.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Senin (11/5/2020), menyebutkan, data pelaku perjalanan di Sumba Timur naik dari sebelumnya.

Pada Minggu (10/5/2020), pelaku perjalanan yang ada sebanyak 4.174 orang dengan rincian yang telah selesai masa karantina mandiri sebanyak 3.868 orang dan yang masih karantina mandiri 306 orang.

Peduli Pelaku Pariwisata Terdampak Covid-19, Ini yang dilakukan Wicked Good Indonesia Labuan Bajo

Sedangkan pada Senin (11/5/2020), pelaku perjalanan naik menjadi 4.222 orang dengan rincian pelaku perjalanan yang selesai masa karantina mandiri sebanyak 3.907 orang dan yang masih karantina mandiri sebanyak 315 orang.

Jika dilihat data yang ada semenjak 1 Mei 2020, pelaku perjalanan di Sumba Timur mengalami kenaikan setiap hari. Meskipun jumlah yang selesai karantina mandiri juga selalu bertambah.

Jau Bata warga Weekarou, Sumba Barat, Merasa Waswas Menanti BLT

Pada tanggal 1 Mei 2020, pelaku perjalanan sebanyak 4.007 orang dengan rincian , pelaku perjalanan yang sudah selesai karantina mandiri 2.686 dan yang masih karantina mandiri 1.321 orang.

Pada tanggal 2 Mei 2020, jumlah pelaku perjalanan mengalami kenaikan, yakni menjadi 4.052 orang dengan jumlah yang telah selesai karantina mandiri sebanyak 2.845 orang dan yang masih karantina mandiri 1.211 orang.

Sementara pada tanggal 5 Mei 2020, pelaku perjalanan naik menjadi 4.104 orang dengan rincian, pelaku perjalanan yang sudah selesai karantina mandiri sebanyak 3.316 orang dan yang masih karantina mandiri 788 orang.

Sedangkan pada tanggal 6 hingga 10 Mei 2020, total pelaku perjalanan tetap atau tidak mengalami kenaikan, yakni 4.174 orang, kecuali jumlah yang masih karantina mandiri terus menurun.

Data Orang Dalam Pemantauan ( ODP) pada Senin (11/5/2020) sebanyak 164 orang dengan rincian,ODP yang telah selesai masa pemantauan sebanyak 148 orang dan yang masih dipantau sebanyak 16 orang.

Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) saat ini ada dua orang dan Orang Tanpa Gejala ( OTG) delapan orang.

Adanya penambahan pelaku perjalanan ini karena masih ada orang yang masuk ke Sumba Timur.

Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si meminta agar maskapai penerbangan jangan dulu masuk ke Sumba Timur.

"Ada maskapai penerbangan yang datang ke saya lapor bahwa hendak melakukan penerbangan. Saya katakan, saat ini masih dalam masa darurat Covid-19 jadi jangan dulu," kata Gidion.

Menurut Gidion, sesuai jangka waktu masa darurat Covid-19 akan berlangsung hingga 30 Mei 2020 mendatang, sehingga penebangan juga perlu menaati aturan tersebut.

"Masa darurat sampai 30 Mei 2020 dan kita belum umumkan bahwa sudah selesai masa darurat. Saya belum pernah sampaikan kepada masyarakat bahwa kita sudah aman," katanya. (Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved