Ramadhan

Simak Cara Membayar Puasa yang Tidak Mampu Dilaksanakan di Bulan Suci Ramadhan 1441

Selamat berpuasa kepada segenap umat muslim yang sedang tekun melaksanakannya kemudian mengamalkan dalam kehidupan nyata.

Editor: Agustinus Sape
tribun Jambi
ilustrasi sholat 

Pada dasarnya, membayar fidyah puasa adalah mengganti puasa yang ditinggalkan dengan memasak makanan untuk orang miskin.

Dirangkum TribunJakarta dari berbagai sumber, berikut tata cara membayar fidyah puasa:

Orang yang akan membayar fidyah puasa memasak makanan sejumlah banyak hari puasa yang ditinggilkan.

Setelah itu orang tersebut mengundang orang miskin tersebut seperti yang dilakukan oleh Anas bin Malik saat sudah tak mampu berpuasa di usia lanjut. (Irwaul Gholil, 4/21-22)
Orang yang membayar fidyah puasa memberikan makanan yang belum dimasak dan sesuatu yang bisa menemani makanan tersebut (lauk pauk) agar lebih sempurna.
Waktu untuk Membayar Fidyah Puasa

Ada dua hal yang perlu diperhatikan oleh umat muslim yang hendak membayar fidyah puasa, sebagai berikut:

Membayar fidyah baru dapat dilakukan oleh seseorang apabila pada hari tersebut sudah tidak bisa melaksanakan puasa wajib.

Seseorang tersebut juga diperbolehkan untuk baru membayar fidyah puasa di akhir bulan Ramadhan.

Hal ini adalah cara yang diterapkan oleh Anas bin Malik.
Seseorang belum boleh untuk membayar fidyah puasa apabila belum memasuki bulan Ramadhan.

Misalnya, orang yang sedang sakit saat bulan Sya’ban namun telah membayar fidyah puasa.

Hal ini dikarenakan bulan Ramadhan belum tiba dan bisa saja saat bulan Ramadhan, orang tersebut sudah bisa melaksanakan puasa seperti orang sehat lainnya.

Membayar Fidyah Puasa dengan Uang

Beberapa ulama memiliki pendapat yang berbeda terkait membayar fidyah puasa dengan uang.

1.Tidak diperbolehkan membayar fidyah dengan uang

Allah SWT berfirman:

فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved