News
Tukang Ojek Ini Ketakutan Saat Kencing di Kali Mati Temukan Mayat yang Sudah Berulat, Siapa Dia?
Semula ia melihat ada orang tidur di pelataran Taman Makan Pahlawan yang ada bangunan permanen tetapi badan orang itu sudah berbau dan berulat.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Aris Ninu
POS KUPANG, COM, MAUMERE - Seorang tukang ojek di Kota Maumere, Marianus Nong yang hendak buang air kecil alias kencing di kali mati, dekat Taman Makam Pahlawan Maumere, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka. Nong sangat kaget ketika dia menemukan mayat di tempat itu, Rabu (6/5).
Semula ia melihat ada orang tidur di pelataran Taman Makan Pahlawan yang ada bangunan permanen tetapi badan orang itu sudah berbau dan berulat.
Sesaat kemudian, Nong melapor ke Lurah Kota Uneng. Selanjutnya, Lurah melapor ke Polres Sikka dan melakukan identifikasi. Hasilnya warga yang meninggal dunia itu seorang wanita bernama Sri.
Ketua RT setempat, Maria Imaculata Ivona kepada wartawan, mengatakan, korban tidak punya rumah dan pihaknya tidak mengetahui alamatnya secara jelas. Pasalnya, korban biasa tidur di pelataran taman makam pahlawan.
Hasil visum luar dokter jaga RSUD Maumere atas mayat perempuan yang ditemukan tewas di Taman Makam Pahlawan Kota Uneng, tidak ada indikasi kekerasan pada tubuhnya.
Korban sesuai hasil keterangan dokter meninggal dunia karena lemas dan tidak makan. Perkiraan dokter korban sudah meninggal dunia 3 atau 4 hari yang lalu karena kondisi tubuhnya sudah membusuk.
Selain itu, korban sesuai keterangan warga yang sering melihatnya cacat tangan dan tidak bisa bicara.
Data yang dihimpun Pos Kupang di Maumere, Rabu (6/5) pagi, menyebutkan, korban tidak memiliki identitas dan alamat jelas.
Korban pun tidak memilikki keluarga yang bisa dihubungi.
Aparat Polres Sikka dan Polsek Alok telah meminta bantuan dari Dinas Sosial Sikka guna membantu proses pemakaman.
Lokasi penemuan mayat perempuan di Taman Makam Pahlawan Maumere, Kota Uneng sering disebut warga dengan sebutan rumah merah. Pasalnya, pelataran tempat korban meninggal dunia atapnya dicat merah.
Bahkan tempat tersebut identitik dengan tempat yang bagus karena warga yang tidak punya rumah dan identitas sering mangkal di tempat itu.
Aparat Polres Sikka dan Polsek Alok yang melakukan olah TKP kasus penemuan mayat perempuan di Taman Makam Pahlawan Kota Uneng, Sikka tidak menemukan identitas lengkap korban.
Di lokasi kejadian tidak ada satu pun petunjuk yang memudahkan polisi memberitahu keluarga korban.
Polisi tidak menemukan identitas lengkap korban sehingga meminta bantuan warga yang mengetahui keluarga korban bisa langsung menemui polisi. *