Dampak Covid-19 Hasil Penghasilan Jualan Bakso Alfons Banusu Menurun Drastis

Penjual bakso Alfons Banusu, menjerit susah akibat dampak pandemi Covid-19 terhadap usaha jualan bakso menurun drastis

POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Alfons Banusu, Penjual bakso kereta, Rabu (06/05/2020) 

POS-KUPANG.COM| KUPANG - Penjual bakso Alfons Banusu, yang berpangkalan di depan Citra walikota, menjerit susah akibat dampak pandemi Covid-19 terhadap usaha jualan bakso menurun drastis.

"Penjualan sekarang dari awalnya ada virus Covid-19 sampai sekarang, ekonomi saya lumpuh." Ujar Alfons saat diwawancarai POS-KUPANG. COM, Rabu (06/05/2020) .

Alfons mengaku, sebelum adanya pandemi Covid-19, penghasilan dari jualan baksonya perhari mencapai Rp. 1. 000. 000, atau dibawahnya. Tetapi, setelah adanya wabah ini penghasilan perhari hanya berkisar Rp. 100.000, dan kadang tidak sampai.

Jambret Handphone Kembali Terjadi di Kupang

Alfons menambahkan, "usaha jualan bakso kereta ini adalah satu-satunya pekerjaan saya selama ini. Jadi kalau sudah seperti ini, bagaiman saya harus menafkahi keluarga saya, apalagi pendapat dari usaha ini, saya pakai untuk mengongkos anak-anak saya yang saat ini bersekolah. Anak pertama sudah menyelesaikan kuliah dan anak yang bungsu saat ini baru tamat SMK dan akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi".

"Perasaan saya sangat sedih, karena kebutuhan sekarang semakin banyak. apabila dilihat dari pendapatan seperti ini, bagaimana saya harus berusaha. Sedangkan pandemi covid 19 semakin berkepanjangan". Ungkap Alfons.

Peduli Lingkungan Mahasiswa Pelajar Desa Nualain Bersihkan Sumber Air

Harapan saya kepada pemerintah, apabila sudah ada bantuan kepada kami, yah segera dibagikan, sehingga kami dapat bertahan hidup ditengah pandemi covid 19 ini. Tukas Alfons. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Ray Rebon)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved