Dua Pilar Pembangunan di Malaka ini Menjadi Perhatian Serius Bupati SBS
penerapan pola hidup sehat, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan tidak berkerumun.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Dua Pilar Pembangunan di Malaka ini Menjadi Perhatian Serius Bupati SBS
POS-KUPANG.COM I MALAKA---Kabupaten Malaka dibawa kepemimpinan Bupati perdana, dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau akrab disapa SBS terus "berbenah diri".
Dalam hal pembangunan, dua pilar utama yang menjadi perhatian serius tanpa mengabaikan sektor strategis lainnya adalah bidang Kesehatan dan Pendidikan. Kedua bidang ini harus betul-betul kuat dalam rangka menggapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat di daerah ini.
Penegasan ini disampaikan Bupati Malaka, SBS dalam setiap kesempatan saat melakukan safari kunjungan kerja ke kecamatan dan desa dalam upaya melihat kesiapsiagaan Posko Covid 19.
Dalam kunjungannya ke beberapa desa di wilayah Kecamatan Malaka Tengah, Kamis (30/4), Bupati SBS mengatakan,
Dikatakannya, Sejak dirinya memimpin Malaka, langkah paling utama yang dilakukan adalah memperhatikan bidang kesehatan dan pendidikan. Sektor kesehatan dan pendidikan harus menjadi sentral perhatian serius karena pilar ini harus diletakan pada fondasi yang kuat.
"Pembangunan dibidang kesehatan sekilas tidak terlihat wujudnya. Orang lebih cenderung melihat pembangunan fisik. Padahal pembangunan kesehatan itu indikatornya banyak. Selain pembangunan infrastruktur dibidang kesehatan juga pembangunan SDMnya serta unsur pendukung lainnya," jelas Lulusan Public Health Boston University ini.
Dirinya mencontohkan saat terjadi Pandemi Covid 19 saat ini. Warga di seluruh dunia perhatiannya tertuju dibidang kesehatan tentang bagaimana upaya untuk menangani dan mengeliminir penyebaran virus yang mematikan itu agar tidak membahayakan masyarakat.
" Penanganannya harus menggunakan metode dan variabel terukur dan dapat dievaluasi agar investasi yang diberikan dibidang kesehatan memberikan hasil yang baik untuk rakyat," ungkap SBS.
Terkait penanganan Covid 19 di Malaka, kata SBS, sudah ditekankan bahwa kekuatannya adalah partisipasi rakyat.
Langkahnya dengan mengedukasi rakyat untuk berpartisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran virus melalui penerapan pola hidup sehat, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan tidak berkerumun.
"Apabila keluar rumah harus menggunakan masker agar tidak menularkan virus ini pada orang lain. Minum air yang bersih, konsumsi vitamin agar kondisi tetap bugar, bila sakit segera ke petugas medis untuk mendapatkan penanganan sesegera mungkin," harap pencetus Program Revolusi KIA ini.
Dalam bidang Pendidikan pun, kata SBS, penataan bukan hanya terletak pada pembangunan infrastruktur pendidikan. Lebih dari itu memperhatikan ketersediaan SDM yang memadai agar paham betul bagaimana mengelola pendidikan secara benar dan bermanfaat bagi rakyat.
• Deddy Corbuzier Sebut Luna Maya Bodoh, Mantan Ariel NOAH Sedih Karena Tahu Fakta Ini
• Momen Super Berkesan Sulit Dilupakan Supardi Nasir Selama di Persib Bandung, Simak Info
"Jangan bosan-bosan urus kesehatan dan pendidikan karena dua pilar ini merupakan indikator kemajuan sebuah daerah. Kalau rakyatnya sehat dan pintar maka daerah itu akan maju, berkembang dan makmur," pinta Bupati SBS.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong/ADV))