Berita Rocky Gerung
Rocky Gerung Ungkap Fakta Kesaksian Prabowo untuk Jokowi, Sahabat Ahmad Dhani: Legitimasi Goyah!
Bintang ILC TV One Rocky Gerung angkat suara soal pujian Menteri Pertahanan ( Menhan ) yang juga Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto
Rocky Gerung Ungkap Fakta Kesaksian Prabowo untuk Kinerja Jokowi, Sahabat Ahmad Dhani: Legitimasi Goyah
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Bintang ILC TV One Rocky Gerung angkat suara soal pujian Menteri Pertahanan ( Menhan ) yang juga Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk kinerja Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).
Seperti diketahui melalui laman Facebook resminya beberapa waktu lalu, Menhan Prabowo Subianto bersaksi Presiden Jokowi selama ini terus berjuang untuk kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung melalui kanal YouTube-nya mengimbau agar lebih cermat membaca persoalan semacam itu.
Menurutnya, bukan tidak mungkin kalau Prabowo hanya bertujuan untuk memperkokoh legitimasi pemerintah yang kini dinilainya goyah.
Khususnya di tengah pandemi Virus Corona seperti saat ini.
Rocky menganggap mantan rival politik Jokowi tersebut mengerti situasi kondisi masyarakat saat ini.
Karenanya, ucapan Prabowo hanyalah tambalan bagi legitimasi yang dinilai bolong.
"Kita harus baca soal-soal beginian, mungkin juga Prabowo tahu bahwa length of legitimacy itu menurun sehingga dia musti tambal," ucapnya dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung, Sabtu (25/4/2020).
"Jadi ucapan Prabowo bisa untuk menambal bolong legitimasi itu, karena dia mengerti kan keadaan sosial masyarakat," tambahnya
Menurut Rocky Gerung, pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut bukanlah sebuah pujian terhadap Presiden.
Ia menambahkan apa yang disampaikan Prabowo adalah jaminan atas kegamangan pemerintah saat ini.
"Tapi kemudian publik, terutama para fanatis istana mengatakan 'bahkan Pak Prabowo itu memuji', loh itu bukan memuji," ujar Rocky.
"Itu sebetulnya adalah upaya untuk mem-bail out kegamangan istana, kan begitu sebetulnya," tambahnya.
Lebih lanjut, Rocky menyatakan bahwa Prabowo justru mengambil alih beban psikis presiden.