Di Sumba Barat Satu PDP Dirawat RSUD Sumba Barat

Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan virus corona tingkat Kabupaten Sumba Barat

Di Sumba Barat Satu PDP Dirawat RSUD Sumba Barat
POS-KUPANG.COM/ PETRUS PITER
Kadis Kesehatan Sumba Barat, drg.Bonar.B. Sinaga

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan virus corona tingkat Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga mengatakan, sejak tanggal 22 April 2020, seorang bapa bernama SS Warga Desa Beradolu, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat dirawat di rumah sakit umum daerah ( RSUD) Waikabubak, Sumba Barat. Dan SS dinyatakan status sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Hal itu karena setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter RSUD Waikabubak menunjukan pasien sedang menderita batuk, pilek, deman, sakit tenggorokan dan suhu badan diatas 38 derajat celcius.

UPDATE Corona di Malaka: Pasien ODP Tersisa 3 Orang, PDP dan Positif Nihil

Diduga SS tertular dari A yang adalah anggota keluarganya selaku pelaku perjalanan dari Malaysia. Akibatnya 7 anggota keluarga lainya juga ikut menjalankan karantina mandiri di rumah masing-masing. Perlu diketahui A telah selesai menjalankan karantina mandiri selama 14 hari.

Juru bicara tim gugus tugas penanganan virus corona tingkat Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga menyampaikan hal itu di posko penanganan virus corona di km 6 ke arah barat kota Waikabubak, tepatnya di Lapas Waikabubak yang merupakan lokasi perbatasan Sumba Barat dengan Sumba Barat Daya, Jumat (24/4/2020) siang.

RSUD Umbu Rara Meha Direkomendasikan Untuk Periksa Swab

Menurutnya, sampai saat ini, terdapat 1327 pelaku perjalanan, selesai pemantauan 14 hari sebanyak 577 orang dan 750 orang sedang dalam pemantuan.

Sementara itu hingga Jumat (24/4/2020) Sumba Barat terdapat 18 orang dalam pemantuan (ODP) dimana 11 selesai pemantuan dan 7 orang masih dalam pemantuan dan satu orang pasien dalam pengawasan (PDP).

Ia menjelaskan, saat ini ada empat ODP yakni 2 ODP ujukan SBD dan 2 ODP asal Sumba Barat telah diambil swap I dan telah dikirim ke Surabaya, Jawa Timur untuk pengujian laboratoroum menentukan terinfeksi virus corona atau tidak terinfeksi virus corona. Dan saat ini, sedang pengambilan swap tahap II terhadap 4 ODP dan pengambilan swap tahap I pasien SS untuk dikirim ke Surabaya, Jawa Timur. Rencananya, pengiriman swap 5 orang itu ke Surabaya, Jawa Timur, Minggu (26/4/2020).

Ia menambahkan 4 ODP tersebut sempat menjalani perawatan di RSUD Waikabubak dan kini telau kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, ke-4 orang itu tetap berada dalam pengawasan tim kesehatan dati posko kecamatan dan desa di masing-masing desa.

Ia menghimbau masyarakat jangan panik karena pemerintah dalam hal ini, tim gugus tugas penanganan virus corona tetap memantaunya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved