BNI "Mendaratkan" Misi Social Responsiblity dengan Berikan Bantuan Tanggap Darurat ke RSU Johannes
Serangkaian kegiatan kemanusiaan dalam upaya menerjemahkan serentak " mendaratkan " misi Social Responsiblity Bank Negara Indonesia
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Vinsen Huler
POS-KUPANG.COM| KUPANG- Serangkaian kegiatan kemanusiaan dalam upaya menerjemahkan serentak
" mendaratkan " misi Social Responsiblity Bank Negara Indonesia ( BNI ) di tengah merebaknya pandemi Covid-19 yang menggelobal ini diaktualisasikan dengan memberikan Bantuan Tanggap Darurat Wabah Pandemi Covid-19 BNI Berbagi ke Posko Penangulangan PIE RSUD Johanes Kupang.
" Jadi, kami dari kantor pusat memberikan bantuan lewat BNI Cabang Kupang berupa alat-alat untuk pencegahan penularan Covid-19 antara lain: Alat Pelindung Diri ( APD), hand sanitizer, masker, sarung tangan, sabun cuci, vitamin C, Vitamin B, dan madu,"
Hal ini dikatakan Pemimpin BNI Cabang Kupang, I Gede Wirata, Jumat, (24/4/2020) di RSUD Prof Dr. Johannes Kupang.
Dikatakan I Gede Wirata, walaupun bantuan yang diberikan oleh pihak Bank BNI tidak banyak, mudah-mudahan dapat membantu atau meringankan para petugas medis dalam melakukan perawatan terhadap pasien yang dirawat di sini.
karena sekarang ini para petugas medis adalah pahlawan kesehatan, ujarnya I Gede Wirata, muda-mudahan semuanya selamat dan bisa melaksanakan tugas dengan baik
Untuk itu, dirinya menitipkan pesan kepada para dokter sebagai garda terdepan pelayanan medis dalam usaha memerangi Covid-19 agar kiranya mereka tetap semangat dann ikhlas.
" Mudah-mudahan kondisi ini tetap bisa lebih baik karena NTT termasuk provinsi yang tingkat penyebaran kecil sekali, mudah-mudahan segera selesai sehingga kita bisa beraktivitas seperti biasa lagi," ucapnya.
Selain memberikan bantuan tangggap darurat kepada pihak Rumah sakit ( RSUD Johannes), BNI juga menyalurkan bantuan di daerah lain melalui perum BUMN.
Di samping itu, mungkin juga ada bantuan sosial lainnya kepada masyarakat yang terdampak.
Dikatakan I Gede Wirata, BNI juga mengikuti anjuran pemerintah untuk memberikan relaksasi terhadap nasabah-nasabah yang terdampak sehingga tidak memberatkan nasabah agar masyarakat tetap bisa berusaha.
" Atau yang misalnya usahanya tidak bisa jalan. Jadi, mereka tidak harus menanggung kewajibannya yang besar," kata I Gede Wirata.
Tujuannya membantu pihak rumah sakit terutama para medis yang menangani itu. Nah kemudian gagasannya kita koordinasi terpusat. Jadi dari pusat memberikan bantuan ke seluruh daerah tergantung dari besarnya dampak yang terjadi. Salah satunya di NTT kita kasih bantuan.
I Gede Wirata berharap proses penanganan ini bisa berjalan lancar dan mudah-mudahan bisa segera selesai sehingga kita bisa hidup normal kembali. Cr3
