Cegah Covid 19 Pemkab Malaka Perketat Pengawasan Orang dari Timor Leste Melalui Jalan Tikus

dilaporkan ke aparat terdekat atau kepala desa, sehingga diambil langkah sesuai aturan prokoler yang sudah ditetapkan.

POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran ketika memberikan arahan kepada warga Saenama, Rabu (22/4). 

Cegah Covid 19 Pemkab Malaka Perketat Pengawasan Orang dari Timor Leste Melalui Jalan Tikus

POS-KUPANG.COM I MALAKA--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, memperketat pengawasan terhadap lalulintas orang dari Timor Leste melalui jalan tikus.

Kepada warga Malaka yang mengetahui ada oknum warga yang berhasil lolos masuk ke wilayah Malaka, segera dilaporkan ke aparat terdekat atau kepala desa, sehingga diambil langkah sesuai aturan prokoler yang sudah ditetapkan.

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS) menyampaikan keterangan pers  kepada para wartawan usai melakukan peninjauan posko-posko covid 19 di Rinhat, Rabu (22/4).

Menurut Bupati SBS, penutupan pintu perbatasan merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga pemkab akan mengikutinya dengan memperketat pengawasan lalulintas orang dari Timor Leste ke Malaka.

Pemkab Malaka, katanya, berkoordinasi dengan jajaran TNI dan Polri untuk melakukan pemantauan dan pengawasan manakala ada oknum warga yang memanfaatkan kesempatan melalui jalan tikus.

"Ada pintu resmi yang bisa digunakan terutama di Motamasin. Tapi batas darat inipun begitu banyak jalan tikus. Ada juga warga memanfaatkan kesempatan lewat laut. Saya kira ini permintaan saya kepada pak kapolres tolong dipantau agar tidak ada yang lolos ke Malaka," ujar SBS.

Menurut SBS, standar pengawasan di perbatasan memang sudah baku tetapi antisipasi di jalan tikus yang sangat banyak inipun wajib dilakukan.

"Kepada warga Malaka, saya minta kalau melihat ada orang baru datang di kampung supaya segera laporkan. Saya juga himbau tetap jaga jarak, pakai masker, makan makanan bergizi, olahraga teratur, berpikir positif dan enjoy," katanya mengingatkan.

Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno mengatakan, pengawasan di pintu batas sudah menjadi tanggung jawab aparat keamanan baik TNI maupun Polri. Khusus warga dari Timor Leste yang masuk melalui jalan tikus tentu akan dipantau melalui pos yang sudah ditempatkan di sepanjang garis perbatasan.

"Cuma kita minta agar warga ikut membantu kami melaporkan manakala ada orang baru masuk ke Malaka. Seperti hari ini (Rabu, 22/4) kami pulangkan tiga orang warga Timor Leste yang masuk ke Malaka. Mereka masuk ke Malaka lalu kita ambil langkah dengan  pemeriksaan di RSPP Betun lalu dibawa ke Polres untuk kemudian di pulangkan ke negara asal Timor Leste," ungkap Albert.

Terkait Larangan Mudik, Kapolda NTT : Garda Terdepan Pencegahan Covid-19 itu Individu Masyarakat

Dirinya menambahkan, untuk memperkuat pengawasan di perbatasan Timor Leste-Malaka, pihaknya menambah kekuatan penuh termasuk menurunkan tim Satuan Narkoba untuk membantu mengamati di lapangan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved