Breaking News:

Dukung Program Pengendalian Inflasi Bank Indonesia Perwakilan NTT Gandeng Duta Petani Milenial

Dukung Program Pengendalian Inflasi Bank Indonesia Perwakilan NTT gandeng duta petani milenial

Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Bank Indonesia 

POS-KUPANG.COM - Lembaga Bank Indonesia mempunyai Program Pengendalian Inflasi yang bertujuan untuk mendorong, menginspirasi dan mempercepat replikasi program pengembangan komoditas penyumbang inflasi dengan pendekatan klaster.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan Klaster adalah salah satu pendekatan komprehensif dari hulu ke hilir dengan mengelompokkan kegiatan yang saling berhubungan, baik industri pendukung, jasa penunjang, infrastruktur ekonomi, penelitian, pelatihan, dan hal terkait lainnya.

Subaida, Menjual Rantai Emas 4 Gram Menambah Modal Usaha

"Selain itu dengan kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan awareness para pemangku kepentingan mengenai pentingnya koordinasi dalam pengendalian inflasi baik di daerah maupun secara nasional" ungkap Nyoman.

Untuk melancarkan kegiatan di sub sektor hortikultura Bank Indonesia menyiapkan anggaran untuk program ini dan menggandeng TNI serta Duta Petani Melenial untuk bersama-sama mensukseskan program peduli Inflasi.

Solidaritas Lawan Corona, Apindo dan Polres Rote Ndao Berikan Paket Sembako

TNI sebagai Pelaksana dalam kegaiatan Hortikultura dengan menyediakan lahan dan tenaga kerja yaitu babinsa mulai dari proses Pengolahan Lahan. Pengolahan lahan dilakukan untuk menyiapkan lahan sampai siap ditanami. Persiapan Benih dan Pemupukan Penanaman Pemeliharaan, Pengendalian OPT (Organisme pengganggu tanaman) Panen dan Pascapanen.

Sedangkan Duta petani melenial sebagai Konsultan dan instruktur untuk membantu TNI dalam program budidaya hortikultura dalam hal ini komoditas Cabe organik.

Peran Duta Petani Melenial dalam program ini adalah sebagai Konsultan dan Instruktur bagi TNI dalam hal ini babinsa untuk memberikan informasi, pemahaman dan pemberian pelatihan bagaimana melakukan budidaya hortikultura khususnya sayuran organik.

Berbicara tentang petani milenial, dalam beberapa kesempatan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin limpo, menyinggung peran petani milenial dalam pengelolaan pertanian saat ini.

"Pertanian yang dibutuhkan saat ini adalah pertanian yang efektif, efisien dan transparan. Hal itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern," tutur Syahrul Yasin limpo.

Senada dengan pernyataan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved