Bupati Deno Ajak Masyarakat Disiplin Dalam Mencegah Pandemi Covid-19

Saat Musrenbang, Bupati Deno Kamelus mengajak masyarakat disiplin dalam mencegah pandemi Covid-19

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Musrenbang RKPD Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Manggarai 

Bupati Deno juga dalam kesempatan itu mengatakan, untuk mencegah wabah covid-19 ini kita semua adalah garda terdepan yang harus mendisiplinkan diri untuk taat pada instruksi pemerintah, jika kita bisa mendisiplinkan diri tentu pekerjaan garda berikutnya seperti tenaga medis akan menjadi ringan dalam penanganan covid-19 ini.

"karena itu saya berharap kepada seluruh masyarakat Manggarai untuk marilah kita bahu membahu untuk searah melawan pandemi covid-19 ini. Yang sulit sekarang adalah bagaimana kita mengatasi psikologi masyarakat yang kini sudah ketakutan yang luar biasa akibat covid-19 ini, sehingga marilah kita gotong royong melawan covid-19 ini,"pinta bupati Deno.

Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Mathias Masir dalam sambutanya sebelum menyerahkan Dokumen Pokok-Pokok Pikiran DPRD ke Pemda Sumba Timur di sela Musrembang tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah, Para Medis dan yang menjadi lini terdepan dalam penanganan dan pencegahan covid-19 sebab pekerjaan penangan Covid-19 paling berat dan berisiko tinggi.

Kata dia, kita bersyukur hingga saat ini Kabupaten Manggarai masih negatif covid-19. Sehingga perlu kita persiapkan diri dengan matang untuk menghadapi segala persoalan yang muncul seperti covid-19 untuk mampu menanganinya.

Dikatakan Masir, pelaksanaan Musrembang RKPD ini sangat penting dalam rangka mengakomodir kepentingan masyarakat. Sekaligus sebagai wadah partisipasi untuk menghasilkan rencana program dan kegiatan pembangunan yang lebih aspiratif dan transparan.

Selain itu, melalui Musrembang ini juga dapat dijadikan sebagai pedoman untuk penyusunan APBD kabupaten sehingga dapat mengetahui pelayanan dan pembangunan. Melalui Musrembang ini juga untuk mengsinkronkan antara sektor yang 1 dan yang lain agar tidak terjadi tumpang tindih program yang tentu berpengaruh terhadap efektifitas program pembangunan daerah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved