Corona di TTU
Cegah Covid-19, Sekar SMA Negeri 1 Kefamenanu Bagi Masker Gratis kepada Masyarakat
SMA Negeri 1 Kefamenanu kembali melakukan kegiatan sosial dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona ( Covid-19)
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Alumni Serikat Kerasulan Anak dan Remaja (Sekar) SMA Negeri 1 Kefamenanu kembali melakukan kegiatan sosial dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona ( Covid-19) di daerah tersebut.
Aksi sosial tersebut dilakukan dalam bentuk pembagian masker kepada warga Kota Kefamenanu. Selain membagikan masker, para alumni Sekar juga membagikan selebaran yang berisikan tentang himbauan agar tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19.
• Kabar Gembira, Pantai Pede Labuan Bajo Dibuka untuk Publik
Berdasarkan pantauan, Sabtu (18/4/2020), kegiatan pembagian masker jahit dan selebara tersebut dilakikan sekira pukul 10:30 Wita, yang dimulai dari Pasar Lama, Pasar Baru, dan yang terakhir di Terminal Bus Kefamenanu.
Pendiri Sekar SMA Negeri 1 Kefamenanu Drs. Stefanus Toal, M.M mengatakan bahwa kegiatan pembagian masker dan selebaran tersebut dilakukan dalam rangka menanggapi penyebaran covid-19 yang semakin menakutkan dan mencemaskan masyarakat.
• Ketua DPD REI NTT Sebut Penyerapan FLPP Masih Sangat Minim
Oleh karena situasi tersebut, pihaknya mencoba mengajak semua alumni Sekar SMA Negeri 1 Kefamenanu untuk bisa memberi perhatian atas masalah kesehatan yang sedang dihadapi oleh masyarakat dunia.
"Dan responnya positif lalu terkumpul lah sejumlah uang, sekitar Rp. 4 juga lebih, untuk pengadaan masker yang nantinya dibagikan kepada sesama warga. Yang sudah dibagikan sekitar 415 masker kepada mayarakat kita," ujarnya.
Dijelaskannya, sebanyak 415 masker jahit tersebut dibagikan kepada masyarakat yang ada di Pasar Lama dan Pasar Baru serta Terminal Bus Kefaamenanu. Sebab pihaknya yakin di tempat-tempat tersebut pasti akan ada banyak orang yang berasal dari desa yang sampai dengan saat ini belum mendapatkan masker.
"Kita masih punya kesediaan masker dari dana yang kita kumpul, masih ada sekitar 600 lebih masker yang sedang difinishing, dan akan berlanjut kegiatan ini dalam waktu dekat setelah semua sudah selesai karena kita target bagikan 1000 masker kepada masyarakat," ungkapnya.
Stefanus juga menambahkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga membagikan selebaran yang berisikan informasi mengenai virus yang mematikan tersebut, sebab masih banyak warga yang belum mengetahui informasi terkait covid-19.
"Karena itu kita memutuskan membuat selebaran ini sebagai media informasi yang sederhana dan praktis supaya masyarakat kita mengetahui, bahwa yang dihimbau oleh pemerintah mengapa harus tetap berada di rumah dan tidak boleh berkumpul banyak orang karena penyakit ini sangat berbahaya," pungkasnya
Stefanus juga berharap kepada masyarakat supaya mengenakan masker supaya bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus yang berasal dari Provinsi Wuhan, China tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)