Tanggulangi Penyebaran Covid-19, Prajurit Marinir Lantamal VII Latihan Pengamanan Wilayah Lockdown

Tanggulangi Penyebaran Covid-19, Prajurit Marinir Lantamal VII Latihan Pengamanan Wilayah Lockdown

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dok Dispen Lantamal VII
Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VII Kupang sedang melakukan simulasi evakuasi pasien suspek Covid-19 saat Pelatihan Penanggulangan Dampak Wabah Covid-19 Lantamal VII. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dalam rangka mendukung upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam penanganan dan Penanggulangan penyebaran virus Covid-19, Lantamal VII Kupang menyelenggarakan Pelatihan Penanggulangan Dampak Wabah Covid-19.

Pelatihan yang diikuti oleh prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VII Kupang ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan prajurit dalam rangka mendukung tugas kemanusiaan tersebut.

Update Corona NTT - 35 Sampel di NTT Negatif

Pelatihan yang berlangsung sejak Senin (13/4/2020) tersebut melibatkan instruktur dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tenau Kupang, Badan Penanggulangan Bencana Provinsi (BNPB) NTT, RSAL Samuel J. Moeda dan Dinas Kesehatan Lantamal VII Kupang.

Selama lima hari pelatihan, para prajurit dibekali dengan teori pengenalan mengenai Covid-19 dan matero sosialisasi kebijakan pemerintah dalam Penanganan Covid-19.

Para prajurit juga diberikan teori dan sekaligus simulasi penanganan teknis wabah Covid-19, pelibatan TNI AL dalam penanganan Covid-19 serta pengamanan wilayah lockdown.

Warga Pemukiman Transmigrasi Dapat Sembako Dari Pemkab Sumba Timur

Selain itu, juga dilaksanakan drill teknis tentang cara penggunaan dan melepas alat pelindung diri (APD) serta pengenalan dan praktek menggunakan tandu lapangan dalam melaksanakan evakuasi medis baik di darat maupun di laut pada pasien suspect Covid-19.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VII Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan kesiapsiagaan khususnya prajurit Yonmarhanlan VII di dalam mendukung program Pemerintah Daerah Provinsi NTT dalam pencegahan dan penanggulangan mewabahnya virus Covid-19.

Pelatihan dilaksanakan selama lima hari yang dengan melibatkan pemerintah provinsi melalui unsur gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan serta kesiapsiagaan prajurit khususnya Yonmarhanlan dalam upaya penanganan dan Penanggulangan penyebaran Covid-19 di NTT," ujar Laksma IG Kompiang. (Laporan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved