Breaking News:

ASDP Labuan Bajo Tutup Penyeberangan Kapal Untuk Penumpang

Pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan ( ASDP) Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo menutup penyeberangan kapal penumpang

ASDP Labuan Bajo Tutup Penyeberangan Kapal Untuk Penumpang
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
General Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo - Sape, Rudymahmudi, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/3/2020).

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan ( ASDP) Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo menutup penyeberangan kapal penumpang dari Sape ke Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) hingga 30 Mei 2020 mendatang.

Namun demikian, penyeberangan kapal untuk melayani kebutuhan logistik di daerah itu tetap beroperasi normal.

Hal itu dilakukan dalam menyikapi Surat Kadishub Provinsi NTT Nomor : Dishub.550/552.3/250/V/2020 tertanggal 11 April 2020.

1 PDP yang Meninggal di Kabupaten Mabar Dikuburkan Sesuai Protap Covid-19

Demikian disampaikan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo - Sape, Rudymahmudi, ketika dihubungi per telepon Kamis (16/4/2020) malam.

"Kami hentikan pelayanan untuk penumpang dan kendaraan bermotor roda dua dan kendaraan yang memuat penumpang, sedangkan untuk kendaraan yang memuat logistik tetap dilayani," katanya.

Menurutnya, kebijakan yang diambil untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) itu semestinya telah dilakukan pada 13 April 2020 lalu, namun karena terdapat penumpang asal pulau Flores yang tertahan di Sape, sehingga, kata Rudymahmudi, penyeberangan kapal dari Sape ke Labuan Bajo dibuka.

Dampak Corona, Penghasilan Bengkel Aries di Ende Turun

"Sebenarnya tanggal 13 sudah berlangsung, tapi Kamis pagi tadi ada keberangkatan. Dampak dari penutupan, ada sedikit gejolak di Sape, di mana penumpang asli Flores tertahan di Sape, sehingga keluarlah kebijakan via lisan untuk hari ini diizinkan mengangkut penumpang, tapi tidak berlaku untuk pemberangkatan selanjutnya, jadi kebijakan ini hanya hari ini," jelasnya.

Kebijakan tersebut diambil setelah koordinasi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dengan Pemerintah Provinsi NTT. "Sehingga keluarlah kebijakan itu," katanya.

Para penumpang yang akan tiba, lanjut Rudymahmudi, akan menjalani 'Rapid Tes' di pelabuhan yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Mabar.

"Kalau biasanya hanya cuci tangan dan pengukuran suhu tubuh, maka saat ini dilakukan Rapid Tes," tegasnya.

Untuk pengumuman pelayanan penyeberangan kapal tersebut, pihaknya telah mengumumkan dari media sosial dan dicetak di kertas serta ditempelkan di area pelabuhan. "Sehingga penumpang asal Flores tidak menyeberang," ungkapnya.

Pihaknya juga berharap penumpang asal Flores yang ingin mudik agar tetap berada di rumah atau tempat tinggalnya karena penyeberangan kapal yang ditutup.

"Sudah pasti ditutup, daripada penumpang tersebut terlantar, lebih baik di rumah dan tidak mudik," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved