Pemkab Lembata Minta PT Pelni Tutup Pelayaran ke Lewoleba

keterbatasan pemerintah daerah, meningkatnya kecenderungan orang yang masuk ke Lembata dari daerah transmisi lokal.

Pemkab Lembata Minta PT Pelni Tutup Pelayaran ke Lewoleba
Foto/Ricko Wawo/
Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday meninjau kesiapan Pelabuhan Laut Lewoleba cegah Covid-19, Selasa (24/3/2020

Pemkab Lembata Minta PT Pelni Tutup Pelayaran ke Lewoleba

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Setelah mengeluarkan surat pembatasan pelayaran kapal penumpang milik PT Pelni menuju Pelabuhan Laut Lewoleba dua minggu sekali, Pemkab Lembata kini kembali melayangkan surat kepada PT Pelni Cabang Larantuka untuk menutup sementara proses embarkasi dan debarkasi kapal penumpang milik PT Pelni di Pelabuhan Laut Lewoleba sejak tanggal 8 April hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan sudah beredar luas di media sosial itu, Pemkab Lembata menyampaikan pertimbangan alasan penutupan pelabuhan, di antaranya desakan dan aspirasi masyarakat, keterbatasan pemerintah daerah, meningkatnya kecenderungan orang yang masuk ke Lembata dari daerah transmisi lokal.

Dikonfirmasi di Posko Utama Gugus Tugas Covid-19, Rabu (8/4/2020), Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday membenarkan adanya surat tersebut. Menurutnya, pemda tidak melarang sama sekali, tetapi harapannya, kapal milik PT Pelni baru bisa sandar di Pelabuhan Laut Lewoleba setelah pandemi corona berakhir di Indonesia.

Dia sangat berharap warga dari luar Lembata juga menahan diri sementara untuk tidak datang di tengah pandemik Covid-19.

Bupati Sikka : Periksa Semua Penumpang Pakai Rapid Test Ada Gejala Pindahkan ke Ruangan Isolasi

Terkait Covid-19, Pemkab Mabar Minta Pelni dan ASDP Batasi Jumlah Penumpang

Sejarah Perayaan Semana Santa di Larantuka,Berusia 5 Abad & Bunda Maria Sebagai Raja Orang Larantuka

Meski sudah dilarang, Wabup Langoday mengakui ada warga yang tetap memaksakan diri datang ke Lembata melalui 'jalur tikus' di pelabuhan-pelabuhan kecil di pesisir Lembata. Hal ini, ungkapnya, juga jadi perhatian Gugus Tugas Covid-19 Lembata bersama TNI dan Polri.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved