Terkait Covid-19, Pemkab Mabar Minta Pelni dan ASDP Batasi Jumlah Penumpang

para penumpang memiliki karakter masing-masing sehingga harus ada pengaturan saat skrining hingga pendataan demi mencegah penyebaran

POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula saat memimpin rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) melakukan rapat di lantai 1 kantor Bupati, Selasa (7/4/2020). 

Terkait Covid-19, Pemkab Mabar Minta Pelni dan ASDP Batasi Jumlah Penumpang

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), menginginkan adanya pembatasan orang yang masuk ke daerah itu demi pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Atas dasar itu, Pemkab Mabar mengirimkan surat kepada PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo dan PT Pelni Cabang Labuan Bajo.

Hal itu terungkap dalam rapat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) melakukan rapat di lantai 1 kantor Bupati, Selasa (7/4/2020).

Rapat itu dipimpin langsung Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula didampingi didampingi Wakil Bupati Mabar, Maria Geong; Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi dan anramil 1612-02/Komodo Kapten Inf Nyoman Sukada.

Surat kepada PT Pelni Cabang Labuan Bajo telah dikirimkan dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo akan dikirimkan hari itu.

Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula mengatakan, dalam surat itu, meminta agar jumlah penumpang dikurangi hingga 50 persen.

Selain itu, meminta juga agar frekuensi pelayanan pelayaran dikurangi.

"Ini maksudnya bukan melarang, akan tetapi lebih mudah mengatur jumlah orang, sehingga petugas Gugus Tugas bekerja dan menjamin pendeteksian mencapai 100 persen. Jadi efektif, daripada menghadapi 900 lebih," katanya.

Menurutnya, para penumpang memiliki karakter masing-masing sehingga harus ada pengaturan saat skrining hingga pendataan demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Kita pastikan mereka telah terdaftar dalam formulir," tegasnya.

VIDEO - Cegah Covid -19 : Bagi Masker, Cuci Tangan, Ini Kiat Satlantas Polres Sikka Cegah Corona

Pelni Cabang Labuan Bajo Kurangi Jumlah Penumpang Kapal

Budidaya Buah Naga Dapat Mendongkrak Pendapatan Petani di Desa Kolobolon

Namun demikian, penyeberangan kapal logistik atau barang, tetap dijalankan seperti biasa.

Sementara itu, hingga saat ini di Kabupaten Mabar, terdapat sebanyak 50 warga yang berstatus ODP dan 11 warga telah selesai dilakukan pemantauan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved