Ratusan Warga Alor Berkumpul Jemput Penyanyi Dangdut Berbunut Panjang, Kapolres Alor Dipanggil

Ratusan Warga Alor Berkumpul Jemput Penyanyi Dangdut Berbunut Panjang, Kapolres Alor Dipanggil Ratusan Warga Alor Berkumpul Jemput Penyanyi Dangdut Be

(Dokumen Barka)
Ribuan warga Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), berdesakan menjemput Hamid Haan, satu-satunya kontestan perwakilan Provinsi NTT) di ajang Liga Dangdut (LIDA) 2020 saat pulang Kampung, Sabtu (4/4/2020) 

Ratusan Warga Alor Berkumpul Jemput Penyanyi Dangdut Berbunut Panjang, Kapolres Alor Dipanggil

POS KUPANG.COM -- Penyebaran virus corona di Indonesia terus meluas yang ditandai dengan semaki banyak pasien Covid-19.

Sementara korban meninggal akibat penyakit ini juga terus terus bertambah. 

Mengantisipasi ini, pemerintah terngah berupaya memutus mata rantai penyebran Covid-19 ini antara lain dengan mengimbau agar warga tidak  berkerumun atau menggelar kegiatan yang menghadirkan massa dalam jumlah banyak

Sementara itu Kapolri juga sudah mengeluarkan maklumat agar warga tidak berkumpul bahkan diancam akan dipidanakan bila masih membandel dengan berkumpul

  Namun sekelompok orang di Kabupaten Alor - Nusa Tenggara Timur  tidak mengabaikan ancaman virus corona dengan melanggar Maklumat Kapolri

Foto Vulgar Anya Geraldine Bikin Geger, Sejumlah Artis Beri Komentar, Ini Kata Asal Baim Wong

Naek L Tobing Tambah Daftar Dokter yang Meninggal Karena Corona, Ini daftar 19 Dokter, 2 Profesor

Polda NTT memanggil Kapolres Alor terkati kasus penyambutan Hamid Haan, kontestan perwakilan Provinsi NTT di ajang Liga Dangdut (LIDA) 2020, oleh ribuan warga.

Diketahui, warga Kabupaten Alor, NTT, dalam jumlah besar berkumpul di Bandara Mali, Alor, untuk menjemput Hamid.

Warga dalam jumlah besar juga memadati halaman rumah Hamid, meski saat ini virus Covid-19 sedang mewabah.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Johannes Bangun, mengatakan, pihaknya telah memanggil sejumlah pihak terkait keberadaan banyaknya warga yang berkerumun saat menjemput kedatangan Hamid.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved