News

Bupati Sumba Barat Niga Dapawole Mendadak Kumpulkan Semua Dokter dan Perawat, Ada Apa?

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole, mengumpulkan para dokter dan perawat rumah sakit dan puskemas

Penulis: Petrus Piter | Editor: Benny Dasman
zoom-inlihat foto Bupati Sumba Barat Niga Dapawole Mendadak Kumpulkan Semua Dokter dan Perawat, Ada Apa?
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole gelar pertemuan bahas corona bersama pimpinan DPRD dan Forkopimda di rujab, Jumat (27/3/2020)

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Petrus Piter

POS KUPANG, COM, WAIKABUBAK - Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole, mengumpulkan para dokter dan perawat rumah sakit dan puskemas di Rumah Sakit Lende Moripa, Kamis (26/3) siang, menyamakan pandangan ketika mendiagnosa seorang warga yang diduga tertular virus corona.

Langkah itu dilakukan demi menjaga kesamaan persepsi dokter dan perawat ketika menangani pasien corona. Para dokter dan perawat harus sama pandangannya ketika mendiagnosa seseorang menderita virus corona.

"Hal itu penting demi menjaga kenyamanan masyarakat Sumba Barat khususnya yang datang berobat di rumah sakit dan puskesmas," ujar Kepala Bagian Humas Setda Sumba Barat, Ridho Samani di Waikabubak, Jumat (27/3).

Menurutnya, Bupati Niga Dapawole mengumpulkan dokter dan perawat rumah sakit dan puskesmas merespons masih adanya perbedaan pandangan dokter dan perawat ketika menangani seorang pasien diduga terserang virus corona.

RAPAT---Gugus tugas percepatan pencegahan virus corona atau covid 19 tingkat Kabupaten Belu menggelar rapat koordinasi di Lantai I Kantor Bupati Belu, Jumat (28/3/2020).
RAPAT---Gugus tugas percepatan pencegahan virus corona atau covid 19 tingkat Kabupaten Belu menggelar rapat koordinasi di Lantai I Kantor Bupati Belu, Jumat (28/3/2020). (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Pada rapat itu, kata Ridho, Bupati Niga mengingatkan para dokter dan perawat harus memiliki pandangan sama ketika mendiagnosa seorang pasien diduga mengidap virus corona.

Para dokter dan perawat bekerja tentu berdasarkan prosedur tetap penanganan pasien corona sebagaimana telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian proses penanganan pencegahan virus corona di daerah ini berjalan aman dan lancar.

Ridho menambahkan, pada Jumat (27/3), tim gugus tugas percepatan penanganan pencegahan virus corona melanjutkan penyemprotan disinfektan di pasar lama, masjid dan gereja di Kota Waikabubak. *

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved