Polda NTT Laksanakan Operasi Pembubaran Kerumunan Massa, Yang Tidak Mau Bubar Akan Dipidana

Polda NTT Laksanakan Operasi Pembubaran Kerumunan Massa, Yang Tidak Mau Bubar Akan Dipidana

POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jo Bangun 

Polda NTT Laksanakan Operasi Pembubaran Kerumunan Massa,  Yang Tidak Mau Bubar Akan Dipidana

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) beserta jajaran terus melaksanakan operasi pembubaran massa yang berkumpul  selama masa-masa pencegahan dan penanggulangan keadaan darurat Corona.

Operasi ini dilaksanakan secara rutin baik di tingkat Polda maupun Polres jajaran dan melibatkan satuan Brimob Polda NTT.

Selama operasi, polisi akan bertindak tegas bahkan dapat mempidanakan pihak yang tidak mengindahkan himbauan dan instruksi terkait protokol penanganan Corona untuk situasi konsentrasi atau kerumunan massa di tempat tempat publik.  

Pembubaran kerumunan massa ini dilaksanakan untuk mengantisipasi penularan virus corona atau Covid-19. Dalam kondisi tersebut, jika saja masyarakat tak mau bubar, maka polisi dapat mempidanakan mereka.

"Saat ini masih penghimbauan, tetapi kalau tidak diindahkan maka akan ditindak dan dipidanakan sesuai undang undang," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jo Bangun ketika diwawancara POS-KUPANG.COM.

Perwira dengan tiga melati ini mengatakan, pihak kepolisian baik di Polda NTT maupun Polres jajaran 

terus melaksanakan tindakan pencegahan serta melakukan himbauan kepada masyarakat untuk 

melaksanakan protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 khusunya sesuai dengan maklumat kapolri. 

Tindakan pencegahan dilakukan dengan menurunkan tim yang bertugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi lokasi publik. Sementara itu, juga dilakukan himbauan serta patroli dari tim Polda hingga Babinkamtibnas di tingkat desa atau kelurahan. 

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved