Curhat Ibu Hamil di Eropa, Takut Melahirkan Saat Pandemi Virus Corona

Beberapa wanita telah diberitahu untuk tidak datang ke rumah sakit terlalu dini, agar meminimalkan kemungkinan menulari orang lain

Editor: Rosalina Woso
KOMPAS.com/Thinkstockphotos
Ilustrasi hamil 

Banyak juga yang harus merasakan pengurangan pertemuan medis sebelum melahirkan.

Otoritas kesehatan telah mengumumkan berbagai aturan di banyak negara, memutuskan apakah ibu hamil dapat ditemani saat melahirkan, dan apakah harus dipisahkan dari bayinya jika sang ibu sakit.

Dalam beberapa kasus, aturan ini lebih ketat daripada rekomendasi yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

WHO mengatakan tidak ada bukti bahwa ibu hamil berisiko tinggi mengalami gejala lebih parah ketimbang populasi pada umumnya, jika mereka tertular virus corona.

WHO juga menganjurkan agar ibu hamil yang positif Covid-19 harus didorong untuk merawat dan menyusui bayinya seperti biasa, asalkan mereka menjaga kebersihan yang ketat.

Marika Antolec-Walczak (34) seorang hakim di Tychy, Polandia Selatan, mengatakan ketakutan terbesarnya adalah kesendirian.

"Dua kali melahirkan sebelumnya, suami saya sangat diperlukan membantu untuk mengatasi rasa sakit," katanya.

Sebagian besar rumah sakit di Polandia tidak mengizinkan pasien ditemani selama persalinan.

Padahal, WHO merekomendasikan adanya pendamping saat proses persalinan dilakukan.

"Ini bukan hanya ancama bagi pasien dan anak, tetapi juga bagi tenaga medis."

"Aku tidak akan mengizinkannya," kata Michal Bulsa, dokter kandungan di Szczecin, sebuah kota di barat laut Polandia.

Sementara itu bagi wanita-wanita lain di Eropa, masih ada pilihan ditemani pasangan saat melahirkan.

Di Italia contohnya, beberapa rumah sakit mengizinkan wanita ditemani selama kelahiran, tetapi tidak setelahnya.

Namun, tantangan melahirkan selama pandemi Covid-19 berlangsung tak hanya itu.

Beberapa wanita telah diberitahu untuk tidak datang ke rumah sakit terlalu dini, agar meminimalkan kemungkinan menulari orang lain atau terinfeksi.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved