5 ODP di Ende Diduga Berkaitan Corona Virus

data yang dikeluarkan oleh gugus tugas percepatan pencegahan dan penanganan covid-19 Kabupaten Ende jumlah Orang Dalam Pemantuan (ODP) yang

5 ODP di Ende Diduga Berkaitan Corona Virus
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
dr Munafatma. Senin, 23 Maret 2020 (POS KUPANG.COM, Romualdus Pius) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE—Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh gugus tugas percepatan pencegahan dan penanganan covid-19 Kabupaten Ende jumlah Orang Dalam Pemantuan (ODP) yang berkaitan dengan virus corona di Kabupaten Ende sebanyak 5 orang.

Demikian data yang dikeluarkan oleh juru bicara tim gugus tugas percepatan pencegahan dan penanganan Covid 19 Kabupaten Ende, dr Munafatma, Selasa (24/3) pukul 18.00 Wita.

Sesuai dengan data yang ada juga menyatakan bahwa terdapat 103 pelaku perjalanan dalam pemantuan dan 5 ODP serta tidak ada pasien dalam pengawasan (PDP) maupun yang positif juga yang sembuh ataupun meninggal.

Dalam data itu juga gugus tugas mencantumkan nomor HP sebagai caal center yakni 081 353 304 498 dan 081 237 134 968.

Sebelumnya juru bicara gugus tugas percepatan pencegahan dan penanganan Covid 19 Kabupaten Ende, dr Munafatma kepada POS KUPANG.COM,saat ditemui seusai menggelar pertemuan gugus tugas percepatan pencegahan dan penanganan Covid 19 Kabupaten Ende, Senin (23/3) mengatakan bahwa Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berkaitan dengan virus corona di Kabupaten Ende 3 orang dari sebelumnya sebanyak 22 orang.

Munafatma mengatakan penurunan jumlah ODP yang berkaitan dengan virus corona di Kabupaten Ende dari sebelumnya 22 menjadi 3 orang dikarenakan adanya perubahan protocol dalam memandang keberadaan virus corona.

Dikatakan jumlah ODP di Kabupaten Ende yang berkaitan dengan virus corona sebanyak 22 orang karena sebelumnya semua orang dari luar khususnya dari daerah terpapar corona masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) namun protocol terbaru menyatakan bahwa seseorang yang masuk dalam ODP harus menimal mengalami gejala antara lain demam atau batuk serta pilek juga sesak napas.

“Dengan adanya protocol terbaru maka ODP di Kabupaten Ende saat ini ada tiga orang bukan lagi 22 orang,”kata Munafatma.

BREAKING NEWS - 1 PDP Corona NTT Meninggal Dunia di Labuan Bajo, Pasien Rujukan Covid-19 Manggarai

“Kalau protocol yang lama ODP di Kabupaten Ende mencapai 22 orang namun sesuai protocol terbaru ODP di Ende sebanyak 3 orang,”kata Munafatma.

Pemain Persib Bandung Pilih Pulang Kampung, Ini Jadi Pemicunya Sima Info

Saat ini dari tiga Orang Dalam Pemantauan (ODP), dua orang diantaranya sementara menjalani karantina mandiri sedangkan 1 ODP lainnya ditempatkan diruang isolasi RSUD Ende,ujar Munafatma.
“ODP yang ada di rumah sakit adalah pasien sebelummya dari Bali berusia 1 tahun,”kata Munafatma.

“Rata-rata ketiga pasien itu mengalami demam,batuk dan pilek namun belum ke arah gangguan pernapasan berat”kata Munafatma.

Meskipun masuk dalam ODP namun secara umum dan klinis 3 pasien belum mengarah ke gejala sebagai penderita virus corona.
“Tidak ada yang menjadi penderita virus corona,”katanya.

Status ODP semata-mata sebagai upaya untuk mencegah keberadaan virus corona. Oleh karena itu kepada masyarakat diingatkan apabila mengalami gejala seperti demam dan batuk ataupun pilek segera memeriksakan diri ke rumah sakit ataupun sarana kesehatan terdekat,ujar Munafatma.

Area lampiran

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved